Teppy and Her Other Sides

Eat well, live well, and be merry!

THROWBACK: My Love on Learning English


Foto di bawah ini kira-kira diambil waktu umur gue 16 tahun dan bareng sama temen-temen gue ngurusin English Club di SMA tempat gue sekolah.

SMANdec

Dari dulu gue selalu ngiri sama temen-temen gue yang dari kecil diajarin bahasa Inggris, bahkan di rumah ngobrolnya pake bahasa Inggris, what a privilege! Gue sukaaa banget sama bahasa ini, tapi gemes sendiri karena nggak bisa lancar ngomongnya. Jadi dulu tuh gue suka baca-baca buku grammar sendiri, terus baca cerita dan dibaca keras-keras buat latihan pronunciation dan aksen. Gue kudu terima kasih sama lagu-lagu barat dan film-film Hollywood karena dari merekalah gue belajar aksen yang bener. Saking gue pengen banget lancar berbahasa Enggres, waktu itu gue sempet minjem buku lesnya temen gue, terus gue catet ulang yang penting-penting dari catatan dia, sisanya gue fotokopi. Bukannya ikutan ngeles πŸ˜†

Waktu gue ikutan Miss Indonesia tahun 2006 lalu (umur gue 19 tahun), itu jadi salah satu momen terminder dalam hidup gue. Soalnya gue ngerti bahasanya secara tertulis, tapi gue nggak pernah ada temen ngobrol bahasa Inggris sebelumnya (jadi pasif), jadi tuh gue tahu mau nyampein apa, cuma kok nggak keluar kata-katanya di lidah. KESEL! Nggak semua finalis itu pada lancar sih ngomongnya, cuma gue ngiri banget sama yang pada lancar kayak aer, sungguh memudahkan pula pas penjurian. Setahun kemudian setelah ikut pageant itu, berbekal pengetahuan tertulis dan kenekatan ngobrol sama dosen bule di kampus, baru gue terjun bebas praktek langsung ngomong aktif bahasa Inggris ini di Den Haag (waktu jualan batik di sebuah pameran budaya di sana). Ternyata cukup butuh waktu 2- 3 hari, “mesin” gue (baca: lidah) akhirnya “panas.” Karena di sana mau nggak mau nggak ada bahasa lain yang bisa dipake selain menggempurkan bahasa Inggris, akhirnya setelah 10 hari di sana… I rest my case! Bootcamp mau-nggak-mau-harus-pake-bahasa-Inggris itu sukses melancarkan lidah akik dan meningkatkan kepedean berbahasa 100%. Sejak saat itu gue membiasakan diri untuk mencari lingkungan yang memaksa gue untuk make bahasa ini. Entah dengan maksain ngobrol sama dosen bule, e-mail-emailan sama temen-temen di Belanda, nulis dalam bahasa Inggris, baca cerita dalam bahasa Inggris (pake suara), nonton film, bahkan “ngebatin”/”mikir” aja gue latih dalam bahasa Inggris. Emang harus dipake terus bahasanya. Dan semenjak kerja, karena selalu dapet bos bule, jadi secara otomatis bahasanya tetep kepake setiap hari.Β 

Mari kita cari bahasa lain!~~~

Advertisements

6 comments on “THROWBACK: My Love on Learning English

  1. joeyz14
    February 17, 2014

    Ya bahasa belanda donk tepp. Kalo ngga berjodoh ama mike lewis….pasti mentoknya ama orng londo…
    btw, bener banget tuh musti ada lingkungan yg maksa kita utk menggunakan bahasa itu.

  2. totok muharto
    February 19, 2014

    Pengalaman seru ikut miss Indonesia sdh prnah d share blm sih?

    • Teppy
      February 20, 2014

      udah pernah di blog lama dulu (di blogdrive), terus isi blognya dihapus, jadi cuma disave di komputer sendiri aja sekarang, hehe

  3. nandanadita
    March 21, 2014

    bahasa cina oke tuh!

  4. Mira
    March 24, 2014

    Jadi supaya pede 100% bahasa enggres harus ngomong sama native speakernya ya mba’? cari bule dululah kalo gitu.. 😦

  5. Teppy
    June 12, 2014

    @mira: nggak mesti sama native speakernya sih, asal ada partner ngomongnya aja πŸ˜€

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on February 17, 2014 by in Thoughts.

Archives

Blog Stats

  • 2,200,109 hits

Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 6,704 other followers

Follow Teppy and Her Other Sides on WordPress.com

Follow me on Twitter

Instagram

Hanging out at the #park always makes me happy (not during #winter of course 🀣). Cheap, easy, relaxing, and pleasant. With a good book and some music I could stay for hours (and some snacks of course!). This one is Fitzroy Garden, a 26-hectare #garden located at the southeastern side of #melbourne's CBD. It was named after Sir Charles Fitzroy (1796-1858), ex Governor of #NewSouthWales. Some attractions: the conversatory and Captain Cook's Cottage. 
#LiveSmart #LiveWell #LiveAwesome #LiveMoreSociety #DBSxKartupos #travel #victoria #australia #visitaustralia #visitmelbourne #visitvictoria Salah satu cara menikmati kota #Cologne di Jerman Barat adalah dg ikutan Panorama Boat Cruise utk mengelilingi sungai #Rheine. Pilihan #boatride-nya banyak, tapi terjangkau kok. Kisaran harga dimulai dari sekitar 13 dollar sampai 30an dollar. 
Foto ini diambil di musim semi tahun 2013, kebetulan cuaca lagi adem-ademnya plus ada matahari. Pemandangan di depan adalah gedung yg disebut #Kranhaus (crane house). Sebenernya total ada 3 bangunan dg tinggi masing2 17 lantai. Dua gedung dipake utk perkantoran, yg satunya lg utk apartemen. Letaknya di Rheinauhafen (Rheine harbor) dan bentuk bangunannya (upside-down L) terinspirasi dari crane-crane yang dulu beroperasi  di pelabuhan untuk load/unload cargo kapal. Kranhaus dibangun pada Oktober 2006 dan selesai tahun 2008. 
Lumayan sambil #cruising jadi bisa liat sedikit tata kota dan arsitektur di Cologne. Turun dari kapal kita bisa lanjut leyeh-leyeh di taman sebelah sungai atau ngebir karena banyak #pub dan #cafe di sekitarnya! #LiveSmart #LiveAwesome #LiveMoreSociety #DBSxKartupos #travel #germany #visitgermany #visitcologne #rheineriver my cutie patootie #Usagi has arrived today. yay! danke schΓΆn, @designby.lev #SailorMoon What is #Starbucks Reserve? What's the difference with the regular #Starbucks? I went to check out the #vibe at Plaza Senayan, Plaza Indonesia, and Pakubuwono. Head to my blog (address on bio) to read my "report" πŸ˜„ #blog #blogger #blogging #coffeeshop #coffeetime #coffeecorner #coffeereview #teppyscoffeeshoplist #starbuckscoffee #starbucksindonesia #starbucksid #starbucksreserve Menurut gue utk ukuran sebuah kota, #Adelaide itu biasa aja. Kecil dan sepi, agak kebanting sama #Melbourne, #Sydney, bahkan #Perth (again, in my opinion). TAPIII... Kalo nyetir ke luar kota alias #roadtrip, banyak tempat-tempat seru dg pemandangan cantik yg bisa kita eksplorasi, apalagi kalo suka ngewine 😍 Salah satunya #BarossaValley ini. Barossa Valley adalah daerah penghasil #wine terkenal di #Australia selatan, sekitar 1-1.5 jam dari pusat kota Adelaide. Paling seru sih #lunch sambil nyobain berbagai macam wine dari berbagai #winery di sini, atau sekalian beli bawa pulang, harganya terjangkau (kalo dibandingin Indonesia yaiyalahya 🀣), misalnya ke Seppetsfield atau Pensfold πŸ’ƒ terus sambil road trip berhenti-berhenti buat foto gini πŸ’ƒπŸ’ƒπŸ’ƒ #LiveAwesome #LiveMoreSociety #DBSxKartupos #travel #visitaustralia #southaustralia Heart cracks open... From the upcoming #book: "27 days of heartbreak" by my talented friends:

Stella (@konnyaku) the writer. Marisa (@marzland), the illustrator.

SO PROUD OF YOU, GIRLS ❀

#the27days 
visit:
www.27daysofheartbreak.com 🌟🌟🌟
%d bloggers like this: