Teppy and Her Other Sides

Eat well, live well, and be merry!

Kopdaran di Amsterdam


Sianjis postingannya telat 7 bulan πŸ˜† Yah maaf ya, aku bingung harus mulai dari mana soalnya. πŸ˜†

??????????

Jadi waktu gue ke Belanda akhir April lalu, gue juga nyempetin kopdaran sama beberapa blogger Indonesia yang tinggal di Belanda. Yang satu namanya Mbak YoyenΒ (Lorraine), seorang Indonesia yang nikah sama Indo-Belanda dan udah tinggal di Belanda dari tahun 1995, dan satu lagi namanya Oppie. Kalo nggak salah inget, kami juga saling tahu blog masing-masing belum lama, gue lupa-lupa inget juga ujung pangkal ketemunya, tapi kayaknya waktu itu gue dan mbak Yoyen saling termention di tweet salah satu common friend kami di Belanda, terus jadi sahut-sahutan. TheΒ next thing you know ya saling mengunjungi blog dan seterusnya. Sama Oppie pun gue tahunya dari Mbak Yoyen juga kayaknya. Nah, secara dua mbak ini tinggal di Belanda, negara yang ik cintai tanpa sebab yang jelas πŸ˜† ya cencu saja akik antusias mengikuti blog mereka. Waktu gue ngeblog soal rencana ke Belanda, kami kayaknya janjian via e-mail apa tweet gitu, tukeran nomer, terus janjian untuk kopdar deh di Amsterdam. Nah, ini lagi nih salah satu contoh cultural difference yang gue amati. Secara dari tahun 2008 sampe sekarang gue bak sebebas merpati kopdaran sana sini sama temen-temen blogger dan Twitter di Indonesia yang kemudian jadi teman baik, sahabat, bahkan keluarga kedua, dan biasanya nih, cukup dengan komen-komenan di blog atau bales-balesan tweet, kita udah merasa cukup kenal sehingga pada akhirnya berani ketemuan di dunia nyata. Segitu gampang dan randomnya cara ketemuan di sini, mungkin juga karena budaya kita yang hangat dan kolektif?

Sementara ketika gue bilang Mandy, temen Belanda gue yang nampung gue waktu itu kalo gue mau ketemuan sama temen blog gue dan belum pernah ketemuan sama sekali, Mandy mastiin dia nganter gue sampe dia ketemu orangnya, alias Mbak Yoyen, just to make sure. Kalo kita mah biasanya mah sante aja ya, kalo dia kagak. Ya bisa dimengerti, mungkin di Belanda orang emang Β jarang bahkan nggak pernah ketemuan sama temen dunia maya dengan randomnya. Atau pernah ada kasus-kasus aneh. Anyway, tentu saja pertemuan gue dengan Mbak Yoyen baik-baik saja dan menyenangkan sekali! Selain mbak Yoyennya juga asik, bok, ketika lidah kembali ngoceh dalam bahasa Indonesia setelah dua hari keminggris mulu itu perasaan yang melegakan sekali, loh. πŸ˜† Pegel tauk speaking-speaking in this Queen Elizabeth’s language all the time. πŸ˜†

??????????

??????????

Setelah ketemu mbak Yoyen, kami foto-foto bentar di depan Amsterdam Centraal Station terus jalan nyari makan di Chinatown. Kebetulan udara waktu itu lagi enak (Walopun anginnya tetep brengsek bener dinginnye sehingga gue kudu pake boots sama baju berlapis), jadi jalan kaki juga menyenangkan. Akik mah turis abis, sementara mbak Yoyen berjalan dengan sendal jepit! MEJIK! Percayalah, it’s a rare sight walking in Holland with your slippers on, except for summer. Bangke bener kalo lagi dingin. πŸ˜†

??????????

??????????

??????????

??????????

??????????

??????????

Akhirnya kita milih makan di New King, sebuah restoran China yang terkenal di Zeedijk, Amsterdam sana daaan… banyak orang Indonesianya. Lha wong penghuni meja sebelah aja tampangnya udah Chinese abis taunya lancar bener bahasa Indonesianya :lol:. Terus gue jalan jauhan dikit ke area meja belakang, satu meja panjang isinya orang Indonesia semua. Emang nggak boleh jauh-jauh dari “rumah” deh gue, hihi… Sembari makan dan ngobrol soal berbagai hal termasuk perbedaan budaya Belanda dan Indonesia, kami juga nungguin Oppie yang kemudian ikut gabung. Oppie ini tadinya kuliah di Jerman tapi kemudian pindah ke Diemen (masih di dalam Amsterdam) dan menikah sama orang Belanda.

??????????

??????????

??????????

Kelar makan, kami jalan-jalan di sekitar Red Light Districts (daerah prostitusi terkenal di Amsterdam), De Wallen, dan spot wajib para turis: Dam Square, yang lagi rame-ramenya karena udah mau King’s Day (formerly called Queen’s Day). Kami kemudian masuk ke H&M dan gue belanja-belanja bentar secara lagi diskon cukup besar. Kalau lagi diskon, baju-bajunya bahkan bisa dihargai 5-7 Euro. HUWOH!

??????????

??????????

??????????

??????????

??????????

??????????

??????????

??????????

??????????

??????????

??????????

yoyen1

Foto dari Mbak Yoyen

??????????

??????????

??????????

??????????

??????????

??????????

??????????

yoyen2

Foto dari Mbak Yoyen

Kelar jalan-jalan dan foto-foto, kami lanjut mau ngopi dan ngeteh. Kali ini gue digiring Mbak Yoyen dan Oppie ke sebuah tempat non-turistik bernama Cafe De Jaren di dekat kanal di daerah Rokin.Β Seneng deh rasanya kayak blend in sama masyarakat lokal, itung-itung latihan kalo udah tinggal di sana #AHZEGΒ 

Kami lalu duduk di luar, ngangetin badan di pinggir kanal yang cantik banget. Sayang gue tetep aje kedinginan, maklum manusia tropis. πŸ˜† Abis itu pindah ke dalem deh dan lanjut ngobrol lagi sampe gue harus cabut ke janjian berikutnya.

yoyen3

Foto dari Mbak Yoyen

??????????

??????????

??????????

yoyen4

Foto dari Mbak Yoyen

yoyen5

Foto dari Mbak Yoyen

yoyen6

Foto dari Mbak Yoyen

Overall,Β aku senang sekali bisa ketemuan langsung sama sesama temen Indonesia di sana, haha hihi pake bahasa sendiri itu menyenangkan banget (di negara yang kagak ngarti bahasa kita, nyahahaha), dan juga gue dapet banyak insights dari Mbak Yoyen dan Oppie soal budaya dan rasanya tinggal di Belanda, oh, dan info perjalanan ke negara-negara Eropa! Semoga gue bisa ketemu sama kalian lagi secepatnya dan menjadikan ini kopdar internasional berkala, nyahahaha…

Dankjewel Mbak Yoyen and Oppie! Dikke kus!

Archives

Blog Stats

  • 2,200,109 hits

Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 6,704 other followers

Follow Teppy and Her Other Sides on WordPress.com

Follow me on Twitter

Instagram

Hanging out at the #park always makes me happy (not during #winter of course 🀣). Cheap, easy, relaxing, and pleasant. With a good book and some music I could stay for hours (and some snacks of course!). This one is Fitzroy Garden, a 26-hectare #garden located at the southeastern side of #melbourne's CBD. It was named after Sir Charles Fitzroy (1796-1858), ex Governor of #NewSouthWales. Some attractions: the conversatory and Captain Cook's Cottage. 
#LiveSmart #LiveWell #LiveAwesome #LiveMoreSociety #DBSxKartupos #travel #victoria #australia #visitaustralia #visitmelbourne #visitvictoria Salah satu cara menikmati kota #Cologne di Jerman Barat adalah dg ikutan Panorama Boat Cruise utk mengelilingi sungai #Rheine. Pilihan #boatride-nya banyak, tapi terjangkau kok. Kisaran harga dimulai dari sekitar 13 dollar sampai 30an dollar. 
Foto ini diambil di musim semi tahun 2013, kebetulan cuaca lagi adem-ademnya plus ada matahari. Pemandangan di depan adalah gedung yg disebut #Kranhaus (crane house). Sebenernya total ada 3 bangunan dg tinggi masing2 17 lantai. Dua gedung dipake utk perkantoran, yg satunya lg utk apartemen. Letaknya di Rheinauhafen (Rheine harbor) dan bentuk bangunannya (upside-down L) terinspirasi dari crane-crane yang dulu beroperasi  di pelabuhan untuk load/unload cargo kapal. Kranhaus dibangun pada Oktober 2006 dan selesai tahun 2008. 
Lumayan sambil #cruising jadi bisa liat sedikit tata kota dan arsitektur di Cologne. Turun dari kapal kita bisa lanjut leyeh-leyeh di taman sebelah sungai atau ngebir karena banyak #pub dan #cafe di sekitarnya! #LiveSmart #LiveAwesome #LiveMoreSociety #DBSxKartupos #travel #germany #visitgermany #visitcologne #rheineriver my cutie patootie #Usagi has arrived today. yay! danke schΓΆn, @designby.lev #SailorMoon What is #Starbucks Reserve? What's the difference with the regular #Starbucks? I went to check out the #vibe at Plaza Senayan, Plaza Indonesia, and Pakubuwono. Head to my blog (address on bio) to read my "report" πŸ˜„ #blog #blogger #blogging #coffeeshop #coffeetime #coffeecorner #coffeereview #teppyscoffeeshoplist #starbuckscoffee #starbucksindonesia #starbucksid #starbucksreserve Menurut gue utk ukuran sebuah kota, #Adelaide itu biasa aja. Kecil dan sepi, agak kebanting sama #Melbourne, #Sydney, bahkan #Perth (again, in my opinion). TAPIII... Kalo nyetir ke luar kota alias #roadtrip, banyak tempat-tempat seru dg pemandangan cantik yg bisa kita eksplorasi, apalagi kalo suka ngewine 😍 Salah satunya #BarossaValley ini. Barossa Valley adalah daerah penghasil #wine terkenal di #Australia selatan, sekitar 1-1.5 jam dari pusat kota Adelaide. Paling seru sih #lunch sambil nyobain berbagai macam wine dari berbagai #winery di sini, atau sekalian beli bawa pulang, harganya terjangkau (kalo dibandingin Indonesia yaiyalahya 🀣), misalnya ke Seppetsfield atau Pensfold πŸ’ƒ terus sambil road trip berhenti-berhenti buat foto gini πŸ’ƒπŸ’ƒπŸ’ƒ #LiveAwesome #LiveMoreSociety #DBSxKartupos #travel #visitaustralia #southaustralia Heart cracks open... From the upcoming #book: "27 days of heartbreak" by my talented friends:

Stella (@konnyaku) the writer. Marisa (@marzland), the illustrator.

SO PROUD OF YOU, GIRLS ❀

#the27days 
visit:
www.27daysofheartbreak.com 🌟🌟🌟
%d bloggers like this: