Teppy and Her Other Sides

Eat well, live well, and be merry!

Sekilas dari Kumpul Penulis & Pembaca 2013


??????????

??????????

Sama Haqi!

Hari Minggu, 22 Desember 2013 lalu, sebagai penulis baru dari Gagas Media, gue diajak untuk ikut meramaikan eventnya Gagas Media, Bukune, dan Panda Media (ketiga penerbit ini satu grup) di Galeri 678, Kemang. Sebagai penerbit, gue melihat Gagas dkk memang aktif melakukan engagement dengan para pembacanya, dan tentu saja ajang ini juga jadi medium yang bagus buat penulis-penulisnya saling kenal satu sama lain, selain dengan pembaca.

Maka dengan bantuan ojek akik yang ciamik, gue pun melaju dari SCBD sampe Kemang Selatan biar rada gerimis dikit. Kalo pake taksi suka lambreta soalnya. Mayan muke ini keterpa angin selama setengah jam, serasa face lift. πŸ˜† πŸ˜† πŸ˜†

Jadi acaranya ngapain aja? Ada lelang barang penulis,Β ada booth yang jualan buku dengan diskon 10%, ada booth yang jualan kaos, ada sesi book signing, daaan.. ada berbagai sesi seru yang buat para pengunjung dari pagi sampe malem. Nah, gue sendiri diajak untuk jadi salah satu pembicara di sesi Book Battle: Non-fiksi Komedi VS Novel Komedi.

Sesi ini bukannya mau adu-aduan mana yang paling bagus, tapi justru membedah proses menulis di balik kedua jenis buku tersebut. Yang bikin gue excited, selain bisa kenalan sama guest speaker lain yang kocak-kocak kayak Alitt Susanto (Penulis Shitlicious & Skripshit), Ryandi Rachman (atau akrab dipanggil Kundil – Penulis Satu Per Tiga), Ferdiriva Hamzah (dokter mata kocak penulis Cado-Cado), dan idola gue 10 tahun terakhir, mas Adhitya Mulya (penulis Jomblo, Gege Mengejar Cinta, Traveler’s Tale, Catatan Mahasiswa Gila, dan Mencoba Sukses). Nah ini nih yang bikin akik agak terhura. Soalnya gue memang mengidolai mas Adhit ini persis sejak gue beli dan baca buku Jomblo tahun 2003 lalu, abis itu gue selalu ngikutin blog dan karya-karya mas Adhit lainnya setelah Jomblo. Udah 10 tahun mengidolai, terus tahu-tahu disuruh satu stage dan jadi pembicara untuk topik yang sama: comedy writing.

YA TENTU SAJA AKIK HISTERIS.

*tapi tetep sok cool*

*cool-i*

*KRIK*

??????????

kpp

Foto dari Nina

??????????

Makasih Michan untuk fotonya!

??????????

Senang sekali pokoknya πŸ˜€ Pun bisa kenalan sama Alitt, Kundil, dan mas Riva dan melihat angle mereka semua dalam menulis cerita komedi. Seru dan bikin wawasan tambah luas. Seneng juga bisa dikasih kesempatan untuk berbagi pengalaman sama temen-temen yang hadir tentang proses menulis buku komedi non-fiksi. Kalo bisa gue rangkum dalam beberapa poin, inti sari dari sesi ngobrol-ngobrol kemarin adalah:

1. Komedi itu bukan genre, tapi cara bertutur. Kamu bisa nulis cerita horror, thriller, romance, drama, dan sebagainya, dan tetap bisa memasukkan bumbu komedi dalam setiap genrenya.

2. Mau nulis buku apapun juga, stick to your premise, supaya ceritanya nggak ke mana-mana dan lo juga nggak pusing nulisnya. Premis tuh semacam topik utama, topik besarnya. Nanti dari premis utama itu lo pecah lagi per bab mau bahas apa aja/judulnya apa aja. Nanti tiap bab ada sub-premis tapi nggak boleh “lari” dari premis utama, sebagai benang merah seisi buku. Premis utama harus bisa lo jabarkan dengan singkat dalam satu kalimat.

Contoh, buku gue: Cerita survival & adaptasi Teppy hidup di ibukota.

Sub-premis: Cerita tentang nggak punya duit pas kuliah, cerita soal susahnya nyelesein skripsi sambil kerja, nyari duit tambahan dari ngajar les, tinggal di kampung pinggir kota dengan tetangga ajaib, harus akrobat di angkot tiap hari waktu berangkat kerja, dsb. Pokoknya harus ada satu topik utama, lalu topik-topik pecahan yang nggak lari dari topik utama.Β 

3. Ini bukan harga mati sih, tapi umumnya cerita yang Β bisa menarik perhatian pembaca adalah cerita yang membuat orang merasa dekat dengan kejadiannya. Misalnya: “Jomblo”-nya Adhitya Mulya, siapa sih yang nggak pernah jomblo? Semua orang baik yang udah kawin, berpacar, atau masih jomblo, ya pasti pernah ngelewatin fase yang sama. Contohnya ya gue ini, jomblo bener ampe keterusan, bukan lagi sekadar ngelewatin satu masa, tapi sampe BAAL πŸ˜† πŸ˜† πŸ˜†

CURHAT TEROUUUS SAMPE LAKU πŸ˜†

Atau… mahasiswa mana sih yang nggak pernah puyeng ngadepin masa-masa beresin skripsi sampe kelar. (kecuali skripsinya beli, yes), bisa ngerelate ke bukunya “Skripshit”-nya Alitt Susanto. Atau buat mahasiswa kedokteran yang udah kuliahnya lama benjet, abis lulus belum boleh langsung jadi dokter karena harus ko-as dulu, mungkin bisa ngerelate sama cerita-ceritanya mas Ferdiriva Hamzah di Cado-Cado (Catatan Dodol Calon Dokter). Pokoknya cari topik yang dekat dengan hal yang biasa manusia alami. Spesifik aja juga nggak papa sih, toh semua punya pasarnya masing-masing. Oh, komedi berdasarkan observasi juga bisa banget, hal-hal yang luput dari perhatian orang atau sesuatu yang sebenarnya biasa aja, tapi ketika ditulis dari angle lain bisa jadi lucu, bukan karena kejadian aslinya lucu, tapi karena kita kasih elemen kejutan dan punchlineΒ bangke.Β Oh, I love making those punchlines πŸ˜† πŸ˜† πŸ˜†

4. Kalo kamu nulis buku fiksi/novel, pastikan kamu bangun karakter-karakternya dengan kuat, spesifik, jelas, dan konsisten. Kalau tokoh Β “A” mukanya kayak Mike Lewis (tetep), maka penjabaran ciri fisiknya di halaman 18 sama di halaman 1978 misalnya, ya harus tetep sama. Jangan satu saat bilang mukanya kayak Mike Lewis, satu saat lain mukanya kayak Ryan Gosling. Itu bukan cuma nggak konsisten, tapi juga pertanda kamu NAPSUAN *ngaca* πŸ˜† πŸ˜† πŸ˜†

5. Jangan kecil hati kalau buku kamu ditolak penerbit atau disuruh revisi dulu sama editor, walaupun mereka belum tentu 100% benar, tapi kemungkinan mereka lebih benar daripada kita lebih besar. Kenapa? Ya bayangin aja… sehari-hari berapa banyak tulisan yang mereka baca? Kalikan dalam sebulan, bisa ratusan buku atau tulisan. Belum lagi yang udah lama kerja jadi editor (aslik gue kaga kebayang tiap hari liat huruf mulu),Β paling nggak pengetahuan mereka soal penulisan yang baik sudah jauh lebih luas daripada kita. So… never stop trying! Mau kamu melengos sesaat karena disuruh revisi mulu sama editor pun, ya melengos aje, abis itu dikerjain. *ngaca lagi*

Yah kira-kira gitu dah sesinya… terima kasih banget buat yang udah hadir walaupun kalian pasti bertanya-tanya… sape nih cewek bongsor, perasaan gue kagak kenal πŸ˜† πŸ˜† πŸ˜† Ya maklum ye, namanye juga penulis newbie πŸ˜†

Semoga bisa ketemuan di sesi kumpul-kumpul Gagas Media selanjutnya. Amin!

See you soon!

??????????

Sama Nina si penulis novel romance (salah satu karyanya: Restart)

DSCN8327Sama Alex

??????????Sama editor tercinta, kecil-kecil bisa ngebonceng akik di motornya (untung kagak jeblos ya neng motor loe πŸ˜†), Patres

everlastingPeluncuran buku “Everlasting Love,” kumpulan tulisan dari beberapa ibu-ibu penulis tentang mereka dan anak-anaknya. Beberapa penulisnya adalah temen-temen gue: Miund, Smita, Ste, Meira, dan Lucy Wiryono. NYOK BELI!

Advertisements

6 comments on “Sekilas dari Kumpul Penulis & Pembaca 2013

  1. joeyz14
    December 28, 2013

    selamat ya Teppy untuk bukunya. Gw dah beli. Dah baca sebagian, I enjoy it….kalo dah kelar, pengen gw review…*si Teppy biasa nge-review, skrng di review orang* πŸ˜€

  2. ratri
    December 29, 2013

    congrats for the book kak Teppy! semoga laris manis cem cookies belanda πŸ˜€
    Btw aku kangen movie review suka-sukanya kak Teppy, selalu sakseus bikin ngakak

  3. LadyMongrel
    December 31, 2013

    itu ciyus naek oje pake rok miniii..?
    cihuy banget Neng Teppy…. hihiiii…

    • Teppy
      December 31, 2013

      iya, nyahahahaha… saya terlalu cuek kadang-kadang πŸ˜†

      • LadyMongrel
        December 31, 2013

        cuek aja keren begituuuuuuu… hihhh!!!

      • Teppy
        January 1, 2014

        nyahaha, thankyouuu

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Archives

Blog Stats

  • 2,170,638 hits

Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 6,621 other followers

Follow Teppy and Her Other Sides on WordPress.com

Follow me on Twitter

Instagram

mad house, dancing in heat πŸ€£πŸ’ƒ#bali #Saturday night ice cream 🍦(this place serves #coconut based #icecream, i tried the Salted Caramel one and really really liked it πŸ’ƒ) #bali #Greek-ish dinner! #bali this view and my favorite song on replay. for a brief moment, it was as if everything was painted for my eyes only. #bali a big man and his tiny human. nyaw. #bali #candid too sweet, too sweet ❀ 
#bali #candid
%d bloggers like this: