Teppy and Her Other Sides

Eat well, live well, and be merry!

TIPS: Menyiapkan & Mengirim CV yang Baik & Benar


send-cv-by-email-company-dubai-emirates

Gambar dari sini.

Gue nulis postingan ini disambi sama kerja, saking geregetannya gue dengan berbagai bentuk CV yang berdatangan ke inbox gue. Jadi ceritanya, udah dua periode gue ngebuka lowongan magang untuk ngebantuin gue di bidang Internal Communications. Periode pertama, gue sakit kepala. CV yang masuk banyak, ada lebih dari 20 CV, tapi yang bener-bener nulis surat lamaran dengan baik dan menata CVnya supaya enak dibaca dikiiit banget, nggak sampai lima orang malah. Yang ngirim juga dari berbagai universitas yang nggak bisa dibilang jelek dan nggak punya nama, salah satunya adalah kampus gue dulu. 

Nah, kali kedua gue sebar info lowongan di Twitter, hasilnya sami mawon.

HWARAKADAAAH!

Pusing gue, pusing.

Gue emang nggak datang dari latar belakang Human Resources, walaupun di kantor yang sekarang gue termasuk bagian dari HR. Jadi bukan karena gue ditaruh di HRD jadi gue ngerti tata cara menulis dan mengirim CV yang baik dan benar, TAPI YA TINGGAL DIGOOGLE AJA KALEEE *jambak rambut sendiri*

Ini juga yang bikin gue bertanya-tanya, apakah di kampus-kampus sana nggak ada subjek mata kuliah khusus untuk ngajarin mahasiswanya bikin CV yang bener, atau emang mahasiswanya aja yang pada cuek. Karena kalau kita nggak tahu, tinggal cari tahu, toh? Aslik, gue bisa jadi judes banget soal ginian. Jaman udah gampang banget kayak gini apa-apa tinggal Google, lah kok masih males aje. 

Oke, gue harus netral kembali. Berikut adalah tips-tips yang bisa kalian terapkan ketika menulis dan mengirimkan CV. Buat adik-adik sekalian yang masih di bangku SMP maupun SMA, baca aja juga, buat siap-siap.

MENYIAPKAN CV

Yang harus temen-temen inget, yang namanya ngelamar kerja itu sama dengan “jual diri.” Bukan dalam konotasi negatif tentunya, tapi kita harus mempresentasikan diri kita sebaik-baiknya di mata calon “pembeli,” yaitu si perusahaan yang dituju. Biasanya layer seleksi di kantor adalah bagian HRD, baru ke usernya. Bayangkan kalo kita harus “ngejual diri” hanya lewat tulisan di CV dan sedikit tempelan foto. Berarti CVnya harus bener-bener menarik dan “menjual” kan?

1. Format CVnya apa?

Lebih baik dalam PDF, jangan Ms. Word. Pokoknya kasih CV tuh dalam bentuk “jadi” alias udah kagak bisa diutak-atik lagi sama yang nerima.

2. Terus layoutnya gimana?

Kalau gue sih masih standar ya, kayak CV-CV pada umumnya aja, yang penting rapi dan informasi yang disampaikan jelas. Kalau mau kreatifan dikit, bisa dibuat agak berwarna. Gue pribadi sukanya yang praktis-praktis aja, karena kerjaan gue biasanya nggak berhubungan sama dunia kreatif.

Nah, kalau kayak adik gue yang desainer grafis, atau sahabat gue yang desainer interior yang emang udah dari sononya jiwanya nyeni, CV mereka jauh lebih lucu dan menarik. Bagus deh pokoknya. Ya wajar, itu kan jualannya mereka. Bukan berarti kita nggak bisa bikin CV kayak mereka loh, tapi tergantung kepentingannya juga. Kalo gue yang nggak kreatif ini ya udah yang professional look dan simple aja, standar.  Kalau pengen liat referensi agak lucu, bisa ceki-ceki re.vu. Ini website yang ngebantu elo bikin profile tentang diri lo (a.k.a Visual Online Resume) dengan sangat menarik. Nah, kalian juga bisa bikin ini untuk tambahan dan kasih linknya di e-mail CV kalian.

contohrevu

3. Foto

Jaman sekarang, foto nggak mesti yang kaku banget kayak pas foto kok. Yang penting jelas, foto wajah tampak depan, baju rapi/professional look dengan latar belakang foto polos. Yang pasti, bukan foto selfie. -_-“

contohfoto

Dalam pengalaman gue, banyak foto yang masih nyeleneh…

Adalah yang foto sendiri pake hape/digicam, jadi kan keliatan ya bok tangan lo naik sebelah gitu megang kamera.

Ada yang pake baju kaos atau blus doang, ada yang kirim foto setengah badan sambil pose megang jaket almamaternya di belakang punggung, dan ada juga yang posenya udah bener, tapi pake bajunya terlalu casual dan fotonya diambil di… supermarket.

Sumpah, kaga bohong gue. Jadi keliatan gitu di latarnya ada RAK COKELAT.

HALOH?!

😆 😆 😆

 

4. Bahasa Indonesia atau Bahasa Inggris?

Sebenarnya (menurut gue), Bahasa Inggris saat ini bukan lagi bahasa pilihan, tapi bahasa standar di dunia kerja juga. Kecuali kalau perusahannya lokal banget dan klien-kliennya juga lokal, ya. Tapi kalau mengincar perusahaan multinational atau lokal dengan skala besar dengan klien-klien dan jaringan luas sampe ke luar negri, amat sangat disayangkan kalau kita nggak membekali diri dan rajin-rajin belajar bahasa Inggris. Minimal dibiasakan. Kenapa? Karena biasanya yang kemampuan bahasa Inggrisnya minim udah kebabat duluan sama yang bisa, baik ketika melamar maupun di persaingan dunia kerja, kecuali posisi kamu pentiiing banget dan mau kamu cuma bisa bahasa Swahili sekalipun, orang tetap akan memaklumi keterbatasan kamu.

Tapiii… karena bahasa Inggris bukan bahasa ibu kita, tentu saja wajar kalo kita nggak lancar (yang penting jangan berhenti usaha aja ya). Jadi saran gue, daripada maksa nulis CV pake bahasa Inggris tapi berantakan, lebih baik pakai bahasa Indonesia aja. Kalaupun pengen pake bahasa Inggris, sebelum dikirim, cek dulu sama temen kamu yang mungkin grammarnya lebih bagus, supaya bisa diedit dan pas dikirim CVnya bisa dibaca dengan enak sama penerima. Nggak mesti sempurna banget kok, kan kita sama-sama orang Indonesia, tapi ya jangan  ngasal juga. Kenapa gue bilang gini?

Karena bagian seleksi CV inilah bagian yang paling “fun,” kalau nggak mau dibilang kejam. Kalau ada CV-CV aneh dengan bahasa Inggris yang maksa, foto yang asal-asalan, dsb… udah pasti kalo nggak langsung dihapus dari inbox, pasti dijadiin bahan ketawaan dulu di departemen penerima. Bahkan bisa dishare di grup chat saking fatal dan ngasalnya tuh CV #truestory

Kedengarannya kejam? Memang. Padahal siapa tahu orang yang ngirim CV itu aslinya baik dan potensial, tapi karena CV yang asal-asalan, kesempatan calon perusahaan tahu kalau kamu potensial jadi hilang, deh.

5. Apa aja isi CVnya?

Yah standar aja sih, tapi yang jelas, kamu harus seleksi informasinya. Nggak usah semuanya dimasukin dan harus relevan sama lowongan yang dituju. Misal, kamu lamar untuk posisi accounting officer, tapi kamu sertain prestasi kamu di dunia desain. Agak nggak nyambung yes. Kalau mau, masukin kelebihan kamu yang lain di bagian hobi/additional info/other experiences aja, atau tambahin di bagian prestasi (Achievement), tapi nggak usah banyak-banyak. Berikan informasi yang relevan buat si pencari tenaga kerja.

  • Personal details: Nama lengkap, alamat, tempat tanggal lahir, nomor handphone
  • Educational Attainment alias Riwayat Pendidikan: nggak usah mulai dari TK, SD, atau SMP. Mulai aja dari SMA sampe gelar terakhir di Universitas
  • Achievements:  Ini juga info macem menang lomba nyanyi pas TK, cerdas cermat pas SD, dll kagak usah semuanya dimasukin. Yang penting-penting aja dan masih agak fresh, misalnya prestasi dari lima tahun terakhir kalau ada. Atau mungkin lebih dari 5 tahun lalu, tapi pencapaiannya besar banget, misalnya.
  • Skills: Kasih tahu skills yang akan menunjang kerjaan kamu di kantor, misal: Ms. Office, bahasa asing, desain, Ms. Excel level Advance, dsb. Kalau ada nama software yang kamu kuasai, tulis aja.
  • Training & Certifications: ini juga disertain kalau udah pernah ikutan training/seminar kira-kira berguna buat kamu sebagai karyawan nanti. Misalnya seminar PR, training Ms. Excel, dsb.
  • Working Experiences:

Perlu diinget, HR sangat memperhatikan riwayat pekerjaan kamu. Untuk itu hindari memasukkan riwayat pekerjaan yang nggak berbau dunia profesional (contoh: SPG, guru les, dll) KALAU yang kamu incar adalah kerjaan kantoran yang nggak ada relevansinya sama riwayat pekerjaan kamu itu. 

Lalu, masa kerja kamu juga kami perhatikan. Kalau di riwayat pekerjaan kamu, kamu kebanyakan stay di perusahaan nggak sampe satu tahun dan berpindah-pindah terus, bisa jadi kami jadi ragu karena kamu punya kecenderungan doyan resign. Kalau kelamaan pun nggak bagus sebenernya, karena tampak nggak berkembang, tapi untuk yang ini nggak pukul rata kok. Makanya, seandainya kamu kerja lama di suatu perusahaan, tapi ada pergerakan posisi dan karier, rotasi pekerjaan dsb, itu kan menunjukkan kamu berkembang, nah itu yang harus dihighlight.

Terus, jangan cuma tulis tahun kerja dan nama perusahaannya, tapi untuk pengalaman-pengalaman kerja kamu, ceritain secara singkat juga: apa peran dan tanggung jawab kamu, apa yang kamu pelajari, apakah ada skill yang bertambah, dsb.

  • Other experiences: Nah, kalau pengen share pengalaman kamu di luar dunia kerja, bisa di sini. Misalnya mengenai pengalaman berorganisasi, pengalaman event organizing, jadi volunteer, jadi kolumnis di majalah, bikin majalah kampus, anggota tim Paskibraka nasional, prestasi olah raga tingkat daerah/nasional. Yah apa gitu yang kece-kece dan menunjukkan kalau kamu nggak cuma aktif, tapi juga punya keahlian di bidang lain. Nggak usah semua pengalaman dijembreng, tapi yang penting-penting aja, tapi kira-kira bisa nunjukin karakter kamu (misal: berjiwa kepemimpinan, ulet, bisa kerja sama dengan tim, dsb).
  • Additional Information/Personal Statement: Ini bisa ditaruh di awal atau di akhir. Ini adalah paragraf yang berisi rangkuman tentang kamu –> goal dalam hidup, semangat kamu, harapan, what drives you, keahlian/kelebihan kamu dan kenapa kamu bisa jadi aset untuk si calon perusahaan. Nah, di section ini kalian juga bisa kasih keterangan personal interest sepert hobi. Cuma nunjukkin kepribadian kamu aja, bagaimana kamu dari sisi personal.

6. IP (Indeks Prestasi) penting nggak sih?

Nah, ni die. Kalian sering denger kan kalimat: di dunia kerja, IP sebenernya nggak penting kok. Ada benernya, tapi nggak sepenuhnya gitu juga. Untuk orang yang udah bertahun-tahun kerja, IP bukan lagi jadi hal utama yang dillihat di CV, karena kami lebih lihat pengalaman. Tapi untuk fresh graduate, ini adalah salah satu hal yang jadi “jualan” mahasiswa ke calon perusahaan, walaupun bukan harga mati. Bukan berarti IP harus sempurna, karena nanti pas diwawancara kan kelihatan kamu pembawaan dirinya gimana. Menurut gue, IP di CV itu bukan masalah kamu pinter atau nggak, tapi semakin tinggi IPnya, kira-kira kelihatan nih ni anak kalo belajar ulet atau kagak. Karena kalau untuk pelajarannya aja dia “segitunya” sampe nilainya bagus, maka (logikanya) di dunia kerja, dia akan sama giatnya. Ini pengamatan gue aja ya… dan setiap seleksi CV fresh graduate, biasanya gue ngecek IP juga. Kalo udah di bawah 3 alias 2 koma, biasanya nggak gue panggil, kecuali isi CVnya menarik banget.

Nah, isi CV udah OK, sekarang waktunya…

MENGIRIMKAN CV

1. Alamat e-mail

Masih banyak pengirim CV yang nge-mail gue dari alamat e-mail pribadi mereka yang namanya tuh nickname-nickname unyu gitu. Sekali lagi, kita ini adalah pencari kerja, jadi berjualanlah dengan kece. Ada temen gue yang namanya bagus banget, tapi panggilannya “Bangke”, ya kali ngirim CV pake e-mail namanya “Bangke” juga. Nama “Teppy” aja udah kagak  kece kalau buat ngirim CV. Jadi, buatlah e-mail terpisah yang terdiri dari nama lengkap kalian, atau 1 atau 2 nama resmi kalian, misal: stephanyjosephine@mikelewis.com (NGAREP TEROUUUS 😆 ). Buat professional purpose aja. Gratis ini kan kalo bikin e-mail.

2. Membuat surat lamaran/application letter

Kalau kalian bener-bener clueless nggak tahu mau nulis apa, tinggal google “contoh surat lamaran” atau “sample of application letter” dan kalian akan menemukan berbagai contoh suratnya, terus tinggal dimodifikasi sesuai kebutuhan. Sekali lagi, konsistenlah dengan bahasa. Kalau lebih nyaman dengan bahasa Indonesia dan penerima CV adalah orang Indonesia, go ahead. Kalau pengen bahasa Inggris tapi pas-pasan, lebih baik pakai bahasa Indonesia aja, atau minta bantuan temen untuk koreksi dulu sebelum dikirim.

3. Pengiriman CV

Ini nih yang paling penting. Dalam ngirim CV kita harus pakai analogi paling sederhana. Kita ini adalah total stranger yang hendak menawarkan keahlian kita untuk calon pengguna. Tak kenal maka tak sayang, tak sopan maka jangan harap gue mau kenal elu. Begitu kira-kira. Ibaratnyanya orang asing atau bahkan temen sendiri bertamu, ya tentu saja kita kudu ngetok pager atau pintu rumahnya dulu. Plis deh, tukang kredit panci aja bisa ngetek-ngetek pager dulu, kok. #ABAIKAN

Kenapa gue cerewet banget sama hal ini? Soalnya ya awloooh… banyak banget yang cara ngirim CVnya masih asal-asalan banget. Kadang tuh udah alamat e-mailnya nggak banget, dia cuma attach CV doang (dalam Ms. Word) terus udah dikirim aja gitu. Kagak pake ba-bi-bu. Kagak pake Dear Sir, Dear Miss, Kepada Yth, dll. Kagak pake surat pembuka (application letter) pula.

KETOK DULU WOOOY… jangan “nyelonong” aja kayak gitu.

Terus ada yang lebih spektakuler lagi, kali ini pake application letter… TAPI DIATTACH DI E-MAILNYA. Bukannya ditulis di body e-mail.

LAH MBOK YAOOO.

*nangis*

Kadang ada juga yang udah bener attach CV dalam PDF, alamat e-mail udah kece, tapi cuma ninggalin pesan:

“Terlampir CV saya untuk pertimbangan Ibu.”

-THE END-

Hadeh -_-“

Jangan lupa, harus kasih subjek e-mail yang rapi dan bener, jangan kosong gitu aja atau sekedar tulis “CV.” Kalian bisa tulis misalnya: “CV – Stephany Josephine for Communications Manager Position”

Nah, jadi mulai sekarang berikut adalah tata cara pengiriman CV yang benar (versi Teppy):

  • Pakai alamat e-mail dengan nama resmi dan profesional
  • Tulislah kepada siapa ini ditujukan. Kalau ada nama orang dan perusahannya, bagus (Dear Mr./Ms./Pak/Ibu). Kalau kalian nggak tahu namanya siapa, bisa pakai “Dear Sir/Madam” atau “To Whom It May Concern”
  • Tulislah application letter di body e-mail. Jangan terlalu singkat, jangan terlalu panjang. Yang pas aja. Ceritakan kamu siapa, sekarang kerja di mana dan sudah berapa lama, role & keahlian kamu apa, lalu kamu dengar lowongan ini dari mana, dan kenapa kamu berminat. Jangan lupa di ujungnya kamu tulis harapan kamu untuk bertemu dengan calon user.
  • CV diattach dalam bentuk PDF dan diberi nama file yang jelas, jangan cuma ditulis “CV” doang. Misal: CV/Resume – Stephany Josephine

Semoga tips-tips ini berguna untuk semua pelamar kerja di luar sana, baik yang baru lulus kuliah, maupun yang udah bangkotan. 😆

Advertisements

104 comments on “TIPS: Menyiapkan & Mengirim CV yang Baik & Benar

  1. Rara
    December 12, 2013

    aku setuju Tep,,kadang suka bengong kalau ada yang ngirim email CV tapi ga ada omongan apa-apa,,,cuma ada attachment aja,,mulai daro cover letter, CV, foto, ampe ijazah 😐

    oia berkat postingan ini,,akupun jadi mengedit kembali isi CV,,makasi yaa 😀

    • Teppy
      December 16, 2013

      sama-sama, neng 😀

  2. Lorraine
    December 12, 2013

    Ada juga yang cuma kirim CV lewat email tanpa motivation letter dan subject emailnya kosong aja gitu.

    • Teppy
      December 16, 2013

      banget, mbak. *nangis*

  3. dian_ryan
    December 12, 2013

    wow detail banget penjelasannya mba teppy, jadi mari edit kembali cv kita 😛

    thanks infonya

  4. nadhika.wordpress.com
    December 12, 2013

    setuju..sering sekali bengong baca kiriman CV-CV ini…terakhir yang paling wow di body emailnya cuma ditulis “saya dapat info lowongan dari si X” ..rasanya pengen ceramah…lulusan S1 gitu lho….masak iya sih ga diajarin atau googling..perasaan di bangku sekolah udah diajarin deh cara nulis surat lamaran di mata pelajaran bahasa indonesia..

    • Teppy
      December 16, 2013

      makanya x_x #facepalm

  5. antopinguin
    December 12, 2013

    Setujuuu..
    Sama jgn lupa jg dikirimin skill yg dilamar. Misal: ngelamar jd penyiar radio, tapi gak ada contoh suaranya. :)))))

  6. fannywa
    December 13, 2013

    Hehe, sebagai seorang HR aku juga kadang mabok liatin CV-CV ajaib yang masuk..

  7. ana
    December 13, 2013

    plus disebutkan, ngelamar untuk posisi apa. akik pernah dimarahin sama pelamar, gara-gara dia udah masukin tapi gak nyebut ngelamar untuk posisi apa.. ya kalii sini mbah dukun :)))

    galakan pelamar daripada hrd-nyaa :))

  8. Lynn
    December 13, 2013

    Wah info yang bermanfaat banget nih *bookmark* 🙂
    kalo di kampus gue, memang gak diajarkan dalam matkul tersendiri, tapi organisasi-organisasi mahasiswa aktif kasih training cara bikin CV (berikut teknis pengirimannya) yang baik dan benar. 😀

    Menurut Teppy, kira-kira CV yang pas itu berapa halaman yah?
    Makasih 🙂

    • Teppy
      December 16, 2013

      kalo gue pribadi 3 halaman, tergantung banyaknya informasi… kalo bisa jgn lbh dari 4 takutnya kebanyakan aja 😀

  9. Half Blood Traveler
    December 13, 2013

    Huaaaa tipsnya bagus banget nih, detail, dr dulu bikin lamaran kerja emang suka ngasal tp mulai skrg mau diubah ah, memperbaikin dr skrg 😀 makasih teppy 😀

  10. achie
    December 14, 2013

    Tep, gue pernah lagi seleksi CV buat program management trainee terus di semua halaman CV-nya, di bagian kanan sepanjang 1 kolom ke bawah, doi nyantumin FOTO-FOTO DENGAN BERBAGAI POSE. tiap halaman ada 5 foto, CV dia 10 halaman. mau mampus bacanya 😆
    terus doi nyantumin pesan: terlampir portfolio arsitektur saya. dicari2 kagak ketemu, ternyata ITU FOTO2 DOI MAKSUDNYA PORTFOLIOOOOOO *pingsan*
    terus maket yg harusnya jadi subjek portfolionya kecil bener. -_________________-“

    • Teppy
      December 16, 2013

      BAWAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHHAHAHAHAHAHA 😆

  11. liamarta
    December 16, 2013

    Setuju mbaa. Aku pun sekarang di posisi HR sering banget nemu CV yang aneh bin ajaib. Harus aku kasih postingan ini nih ke mereka, biar pada benahi CV nya masing2 😀

    • Teppy
      December 16, 2013

      hihihi, iya kan… capek ya o_O

  12. Grace
    December 16, 2013

    Kak itu beneran fotonya boleh mirip2 gitu? *melipir ke studio foto*

  13. Jeannie Octaviani
    December 16, 2013

    Ka Teppy aku inget dulu first timer bikin CV minta contohnya sama kaka hahaha sekarang dikasih tips komplitnya lagi. Terima Kasih kaaaaa 🙂 maklum nggak diajarin pas SMA apalagi kuliah *hadeh*

  14. Hafidz Wibby Rhamadhan
    December 29, 2013

    Bener bener bermanfaat nih tipsnya mbak, mumpung masih mahasiswa tingkat akhir belum telat telat banget. Oh ya mbak, carrer gap analysis yang berisi contohnya pengetahuan software khusus sama pengetahuan yang berhubungan dengan job yang mau di apply, baiknya dalam bentuk tabel(excel) atau langsung bentuk narasi aja?

  15. danirachmat
    December 31, 2013

    Makasih Mba. Ini berniat mau perbaikin CV buat target tahun depan. Makasih banget.. 🙂

    • Teppy
      December 31, 2013

      sama-sama, Mas Dani 🙂

  16. sigit nugroho
    January 16, 2014

    kak tepi aku sigit mahasiswa ui pariwisata kak kebetulan aku gak ada passion di bidang seni misalnya gambar tapi aku suka di bidang jalan-jalan, musik and marketing apakah harus dipisah cvnya atau tetep jadiin satu?

    • Josephine
      January 16, 2014

      tergantung kamu ngelamar untuk posisi apa? jadi satu aja juga gakpapa, tapi masukin yg bagian musik dan traveling ke hobby misalnya (jadi dia nilai sisi personal kamu)

  17. Nurul
    June 6, 2014

    Wah bermanfaat banget nih infonya, ketawa sendiri bacanya hahaha
    *langsung edit CV*
    thanks kak

  18. nobodysplace
    July 11, 2014

    Reblogged this on nobodysplace and commented:
    Noted !
    Akan sangat membantu buat ngelamar sekolah pilot ntar XD

  19. dragon (@gold_dragon_7)
    July 11, 2014

    ada jg perusahaan2 yg minta application letter diattach aja, mungkin itu lebih praktis buat mereka … tinggal download trs baca, kl dirasa ok ya save atau print kl emang perlu, kl gk ok ya pass aja

    • Teppy
      July 11, 2014

      okay, that’s new! gue masih prefer cara lama, tapi kalo gitu ya emang tergantung ketentuan dari employer pas masang lowongan ya…

      thanks!

  20. Bayu
    November 25, 2014

    Makasih kak Teppy postingannya bermanfaat banget hehe
    Tapi kalo bikin cv in english biasanya interviewnya pake english atau Indonesia?
    Kalo kita bisa nulis in english bagus tapi masih kaku di speak englishnya
    Makasih kak hehe

    • Teppy
      November 28, 2014

      sama-sama, Bayu 🙂

      kalo interviewnya sih bener2 tergantung pewawancara, nggak ngaruh juga mau CVnya bahasa Inggris atau Indonesia 🙂

  21. Mike
    February 9, 2015

    Wah thanks Mba Teppy penjelasannya. Mau tanya lg, kalau kita apply dari web seperti j*bsDB ato j*bstreet gitu gmn ya ? Soalnya dari mereka hanya ada fitur upload cv dan kalo ada lowongan yg cocok langsung klik apply dari web-nya. Tanpa kirim email. Dan beberapa lowongan ga ada email HR-nya jg. Baiknya gimana ya ? Many thanks.

    • Teppy
      February 10, 2015

      kalo itu sih menurutku gakpapa gak pake surat pembuka, emang prosedurnya kan hanya lewat itu 😀 aku juga dulu gitu dan langsung upload CV aja 😀

  22. Muhammad Faiz
    February 27, 2015

    Makasi kak, banyak hal baru yg saya dapat dr postingan ini. Oh iya, biasanya klo perusahaan ngadain event seminar career plus interview dgn syarat bawa cv bagi peserta, apa yabg harus disiapin peserta? Thanks kak

    • Teppy
      February 27, 2015

      sama-sama, Faiz! aku sih belum pernah ke acara kayak gitu, tapi aku saranin bawa CV + portfolio (contoh kerjaan lalu) kalo ada, terus ya latihan dulu aja sebeumnya di rumah, gak ada yang pernah tahu kan siapa tahu nemu employer potensial 😀

  23. elda
    March 9, 2015

    sy mw ngelamar di sebuah perusahaan tp pengalaman kerja di kantor cuma satu perusahaan, sy kerja disana udh 11 tahun…nah jadi kan sepi tu di CV nya kebetulan jg sy gak pernah ikut2 seminar gt….trus gmn cara mensiasatinya ya mbak supaya CV sy keliatan menarik gt dimata perusahaan yg mw sy lamar dan mrk mw memanggil sy utk intview..

    • Teppy
      March 9, 2015

      kalo cara siasati sih nggak ada, cuma 11 tahun kan waktu yang panjang, pernah rotasi, promosi, dikasih project besar dan sebagainya? itu aja yang dihighlight, jadi ceritain dalam 11 tahun itu highlight di karier mbak apa aja yang patut diperhitungkan

      • elda
        March 10, 2015

        Ok deh…makasiy ya mbak teppy atas masukannya..

  24. neviliana
    March 15, 2015

    trimakasih mba… ini sangat membantu sekali. Tuhan berkati selalu.

    • Teppy
      March 16, 2015

      sama-sama 😀 senang kalau bisa membantu 😀

  25. riska
    March 16, 2015

    kak,aku udh ngirim banyak lamaran selalu aku perbarui caranya tapi ternyata masih salah pas aku liat postingan dari kakak,he maklum baru lulus.mau tanya kan dalam biasanya yang di attach di email gak hanya cv.bagaimana dengan persyaratan laen?apa jadi satu dalam winrar/zip gt?soalnya aku sering gitu.atau semua dijadiin pdf beberapa halaman jadi satu.thx

  26. Astriani Eka Putri Rahayu
    May 29, 2015

    Wooowww postingan yg bagus bgt terima kasih kak teppy jurus jitu nya dlm apply cv.
    Oh ya kak mau tanya nih misalnya aku buka website suatu perusahaan, lalu perusahaan tsb ngajak kita buat drop CV kita tapi di situ blm d cantumin posisi apa yg available, nanti d cover letternya kita hrus bilang apa dong hehe. Mohon sarannya ya terima kasih..

  27. Irfan
    May 30, 2015

    sangat membantu buat para pemula, thanks infonya mba’

  28. nofaputra1991
    June 10, 2015

    Mampir ke blog saya yach mbak 😀 nofaputra.blogspot.com

  29. nofaputra1991
    June 10, 2015

    keren postingannya 😀 cek resume saya yach mbak .. mungkin bisa buat pencerahan jg 😀 hehehe

    nofaputracv.comli.com

  30. johanes
    June 26, 2015

    penyelamat cv / resume ku, terimakasih buat posting ini.

    • Teppy
      June 26, 2015

      sama-sama 😀 semoga membantu ya 😀

  31. Ria
    June 27, 2015

    Alhamdulillah makasi banyak tips nya teh Teppy yg gelis. kmren saya kirim lamaran di PT X pake sir/madam dan bener bingits dipanggil. nah pas yang lainnya gk pake permisi-permisian blas gak ada yang panggil 😦
    semoga tuhan selalu bersama teh Teppy. Aamiin

    • Teppy
      June 28, 2015

      sama-sama neng Ria 🙂

  32. Ria
    June 27, 2015

    Oiya Teh saya mau nanya. kalo saya sebelum kuliah bekerja dulu soalnya cari pundi2 rupiah buat kuliah menurut teh Teppy gmn yah penilaian HRD terhadap saya? Saya fress graduate dari Accounting major dan dulunya pernah kerja sbg admin, kasir carrefour, dan SPG. makasih Teh saya tunggu jawabannya 🙂

    • Teppy
      June 28, 2015

      hai Ria, kalo sepengalaman aku, tergantung kerjaan apa yang kamu lamar, lalu masukkan pengalaman yang relevan/ada kaitannya sama calon pekerjaan kamu. Misalnya kamu lamar jadi Akuntan, maka menurut aku pengalaman jadi Admin dan kasir cukup berhubungan untuk dimasukkan, yang SPG kan kurang ada hubungannya… semoga membantu ya, sukses, Ria! 🙂

  33. Jupri Iskandar
    June 29, 2015

    Makasih mba info nya salam dari palas – pekanbaru
    kapan-kapan maen lagi ya di pekanbaru

  34. maria90joe
    June 29, 2015

    Terima kasih info nya mba sangat membatu, kapan lagi main di palas-pekanbaru

  35. ali yusuf
    August 26, 2015

    Kak waktu ngelampirin CV apakah dilampirkan sekalian dengan ijazah, transkrip nilai, dan sertifikat?

    • Teppy
      October 19, 2015

      Hai Ali,

      Maaf baru bales! Kalo ada sih dilampirkan aja sekalian 😀

  36. dwi
    October 19, 2015

    Kak teppy..blognya bermanfaat bgd..kebutlan aq fresh graduate..jd msh bingung bwt cv n lamaran..kak nanya donk sbnrnya klo bwt cv hrs nampilin fto gak?soalny klo liat searching d google ad yg bilang jgn disertakan atw terserah..jdi bingung saya..trs krn bru lulus, informsi cv sya diqit..klo 1 lembar gak apa kan?tp jadinya kalo 1 lembar terlihat penuh gtu hehe..makasih yaaaa kak..maaf bnyk nanyanya

    • Teppy
      October 19, 2015

      hi Dwi! senang kalau bisa membantu 🙂 gapapa kok kalo foto, banyak yang pake, aku juga pake, asal fotonya proper aja 😀 1 lembar juga gakpapa, kalo mau rapi dan sampe 2 lembar juga ga masalah sih biasanya. Sukses, ya! 😀

  37. Artha
    October 27, 2015

    Masih bingung mbak😭😭

  38. nurul
    March 26, 2016

    Halo kak mau nanya, kalo buat attachment cv, ijazah, transkrip nilai dll lebih baik dijadikan satu file pdf atau bagaimana baiknya? Terus size file tersebut agar tidak terlalu besar baiknya berapa ya kak? Makasih kak mohon bantuannya 🙂

    • Teppy
      March 26, 2016

      hai nurul, kalau aku biasanya ga dijadiin satu, tapi bebas aja sih, nggak terlalu ngaruh. kalo soal size, mungkin dijadiin PDF atau digabung di satu folder dan dijadiin zip files aja 😀 semoga membantu ya 🙂

  39. Yosep
    April 4, 2016

    hai kak, kebetulan saya mau lamar kerja dan butuh referensi buat bikin cv eh kebetulan ketemu postingan kakak yg ini, bagus banget buat jd referensi saya hehe.

    saya mau nanya nih kak, kan saya baru aja lulus sma dan emang niatnya mau nyari kerja gak kuliah dulu, menurut kakak untuk lulusan dr sma seperti saya, poin yg paling diliat sama bagian HR dr cv saya itu apa ya kak? saya masih bingung mau nulis apa aja di cv saya kak.. mohon bantuannya kak teppy hehe makasih sebelumnya 🙂

    • Teppy
      April 4, 2016

      hai Yosep, walaupun aku blm pernah ngalamin kayak kamu (dari SMA lgsg pengin lamar kerja), lebih baik kamu utarakan aja tujuan dan maksud kamu di Application Letter tentang kenapa kamu memutuskan untuk kerja dulu sebelum kuliah (misal: supaya benar-benar tau minat kamu di mana sebelum nantinya memilih jurusan, atau ingin mengasah pengetahuan dunia kerja secara langsung sebelum terjun ke dunia kuliah yang dasar ilmunya lebih teoretis/text book, tidak berdasarkan pengalaman kerja langsung)

      semoga membantu, ya 😀

  40. duwi
    June 3, 2016

    Kakkk teppy..nanya yaa..tpi ini seputar psikotes n interview..

    aq fresh graduate uy…aq pernah di telpon hrd pas siang hari buat ngundang aq psikotes n interview bsk jam 9 pagi..trs aq sanggupin bisa n seneng bgd (walaupun lagi meriang gak enak badan)..dari siank aq siapin smwnya dri cover letter smpe bljr psikotes..
    ternyata pas malem nya meriang aq tambah para..demam q berlanjut mpe besok paginya huhuhu..so aq ga dtng jadinya (sedih bgd) trs aq udah nelpon perusahaanny mw minta ganti hari (scra nelponnya kudu ke kantor pake ext) ga diangkat2…jam 10 nelpon lagi ehhh dimatiin (sibuk kali ya)…

    kalo menurut kakak mendink aq telpon lagi buat minta ganti hari atw ya sudah relakan aja?tpi klo ga dtng tanpa pemberitahuan rasanya kayak ga enak bgd huhuuuhu..trs gpp gtu nelpon mulu takutnya emank sibuk bgd hrd nya…

    • Teppy
      June 3, 2016

      hai duwi! menurut aku sih tetep telepon aja, kalaupun lowongannya udah lewat, yang penting kamu tetep ngasih tau, nggak terkesan ngilang gitu aja. kalau ada email jg bisa email mereka

      good luck untuk lamaran selanjutnya, yaaa! 😀 Cheers

  41. belducat
    June 3, 2016

    kak teppy mksh yaa cepet bgd replynya..
    iy aq dr pagi tdi sampe jam 3 sore udh nelpon ke perunya cuma ga d angkat2..apa hri senin aq telpon lgi ya kak?tpi takutny annoying gtu sekalian klo minta reschedule sopan gag ya kak?
    mslshny aq ga pny contact person hrd nya..cuma dksh ext aja..email jg gak..huhu

    makasih bnyk kak..maap kepanjangan curhatnya…hehe

    • Teppy
      June 4, 2016

      coba aja sayang, at least terakhir kali hari senin, gapapa sih menurutku, namanya juga orang cari kerja (dan kamu emang sempet dipanggil juga), kalau senin nggak work out juga, cari yang baru aja, dan jangan sesalin yang ini 😉 good luck, ya!

  42. Selly Melinda
    June 14, 2016

    kak teppy, aku mau nanya. Foto yang baik di cv itu kalo emang kita pengguna kacamata mending dipake aja atau lebih baik dilepas? sebenernya ngaruh ga ya pake atau ngganya? soalnya saya kalo boleh jujur lebih pede pakai kacamata karena mata saya emg dari sananya agak berkantung

    • Teppy
      June 15, 2016

      hai selly, kalo buat aku sih nggak masalah dan nggak ngaruh jg, asal fotonya formal dan muka kamu tetep keliatan jelas 🙂

  43. Ayu Andini Pratiwi
    June 22, 2016

    Permisi kaak 😀 kak aku mau tanya nih, kan aku baru lulusan fresh graduate smk. menurut kaka kalo kirim lamarannya lewat email mending jadi 1 format pdf gabungan surat lamaran, cv, sertifikat dll atau dipisah? dan menurut kaka lebih baik kalo gabungan pdf berapa halaman untuk fresh graduate?
    oh iya kak kan sekarang handphone udah pada canggih-canggih nih, ada yang hpnya hasilnya seperti kamera dslr dll. tapi lebih baik photo pakai kamera bener kamera atau gapapa pakai hp yang sudah canggih itu? kadang mungkin orang-orang banyak yang berfikir cara itu karena ga kalah hasil photonya dengan kamera-kamera asli atau mungkin diliat dimata HR itu ‘niatnya’ si pelamar dengan menggunakan kamera asli seperti dslr dll? ada ngaruhnya juga ga sih itu? maaf ya kak panjang nanyanya. semoga makin suksess :3

    • Teppy
      June 23, 2016

      hai ayu, untuk surat lamaran di body email aja, jangan dilampirkan. lalu saran aku CV, sertifikat dll sih dipisah aja jadi masing-masing file PDF biar ga kepanjangan. Alternatif lain, CV kamu 1 file sendiri, sertifikat dll digabung jd 1 file PDF lain.

      untuk foto sih sebenernya ga masalah mau DSLR atau kamera hape asal fotonya proper untuk ngelamar kerja dan nggak burem 🙂

      semoga membantu, yaaa! GOOD LUCK!

  44. Ayu Andini Pratiwi
    June 24, 2016

    Oh gitu 😀 kalo prakerin PKL semasa sekolah bukan pengalaman kerja kan kak? jadi ga perlu di isi di CV atau gimana? thankyou kak:D

    • Teppy
      June 25, 2016

      kalo PKL kamu relevan sama job yang kamu lamar sih gapapa, mungkin ada pengalaman khusus yang mau dihighlight? tapi kalau jaraknya udah terlalu jauh sama usia kamu sekarang sih ga usah 🙂 (menurut aku yah)

  45. rizkifirman
    August 10, 2016

    perlu di lampirin skck kk ktp dll kagak tuh

    • Teppy
      August 10, 2016

      mmm, kecuali perusahaannya minta sih nggak usah. biasanya kelengkapan data selevel itu kalau udah mau diproses jadi karyawan setauku 🙂

  46. ruben160590
    August 20, 2016

    mau nanya mbak Teppy, berhubung sy dibidang arsitektur & interior kalo portofolio karya desain kita apa kirim jg lewat email tp takutnya filenya jd kegedean..

    • Teppy
      August 20, 2016

      hi mas, mungkin lebih baik buat website/masukin blog atau masukin dropbox/google drive, jadi yang di attachment/PDF sekadar low-res preview. Menurutku ya, tp coba kutny temen2 desainerku dulu yah!

      • ruben160590
        August 22, 2016

        ok, trima kasih mbak..

  47. ruben160590
    August 31, 2016

    Hallo mbak, mau nanya lg nih kira2 boleh nggk sih pilih 2 posisi yg dilamar dlm 1 perusahaan, kan biasanya kualifikasinya krg lebih aja

  48. riri
    September 2, 2016

    kalo ngirim lamaran kerja lewat email apa harus scan ijazah asli ?

  49. Icha
    September 9, 2016

    Hai kak teppy, thankyou banget ya buat tips bikin cv-nya ini. Ngebantu sekali 🙂
    Ohiya btw aku mau nanya, kalau misal aku send cv via email tapi email addressnya itu nickname? Ex: ichakhrns@….com itu sopan nggak ya?
    Terus misalkan cuma kirim cv aja tanpa scan ijazah apakah diperbolehkan? Terimakasih kak 🙂

  50. Icha
    September 9, 2016

    Hai kak Teppy thankyou banget buat tipsnya. Sangat berguna 🙂
    Btw ada yang mau aku tanyain misal aku kirim cv via email tapi email addressnya nickname aku plus singkatan nama ex: ichakhrns@…..com itu sopan nggak ya?
    Terus misal aku kirim cv aja nggak pakai scan ijazah dll apa diperbolehkan? Makasih kaaak :))

    • Teppy
      September 12, 2016

      sama-sama, Icha! 🙂 kalau menurutku lebih baik kamu buat email baru yang lebih formal, nanti ke depannya juga bisa kamu pakai untuk urusan2 lai yang berhubungan sama kerjaan/hal-hal formal lainnya

      kalau aku pribadi biasanya sih selalu “main aman,” jadi aku pasti akan selalu sertakan ijazah dan lain-lain yang sudah discan, daripada nunggu diminta, aku kasih aja sekalian, apalagi ini ijazah 🙂

  51. Eska Legalita
    September 14, 2016

    hallo ka makasih buat tipsnya, manfaat banget buat aku yang baru lulus.
    God bless you kaa

    • Teppy
      September 15, 2016

      sama-sama, Eskaaa! God bless you too 🙂

  52. Randy Maulana
    September 27, 2016

    Ka ijin repost ya di blogku, nanti aku cantumin sumbernya kok 😀

  53. sigitfauzysf
    September 28, 2016

    infonya bermanfaat bgt nih kak, kebetulan saya lagi bingung beberapa perusahaan saya lihat iklan lowongannya gini “Kirimkan CV anda” nah itu yg dikirim CV nya aja atau CV + Lamaran jadi 1 file pdf? kalo CV file pdf terus lamaran di tulis dibody e-mail, nah macam scan foto, ijazah, dkk itu dijadikan 1 file pdf yg terisah dengan CV?

    jadi prosedur kirim CV yg benar, Lamaran di body email lalu attach file df CV & File pdf dokumen pendukung?

    Maaf kalo pertanyaannya berbelit dan banyak hehe
    makasih sebelumnya.

    • Teppy
      September 28, 2016

      hi sigit!

      aku biasanya:

      1. application letter/lamaran di body e-mail
      2. CV
      3. file2 PDF di attachment terpisah

      semoga membantu 🙂

      • Marthin.juan
        January 9, 2017

        Mba mau nanya,gimna klu dari perusahaannya cuman tercantum kirim cvnya lewat gho….@gmail.com,terus apakah kita kirim cuman cvnya apa application letternya juga,mohon bantuannya mba! Terima kasih

      • Teppy
        January 11, 2017

        halo marthin!

        aku sih mau diemail ke mana aja tetep kirim sesuai standar yang biasa kupakai. CV di lampiran, surat lamaran di body email

  54. dewi
    November 28, 2016

    wah,, thx bgt mbk Teppy.. oiya, kalo perusahaan minta foto yg dikirim 2 lembar gitu gmn ya caranya?? share dong… 🙂

  55. Raj Rifqi Alfarisi
    January 22, 2017

    Thanks for information . Informasi yang sangat bermanfaat banget dan udah aku coba tapi alhamdulillah saya lolos selesi tapi Ada yang saya bingungkan sebelum nya saya mendapatkan informasi tentang hal pekerjaan dari berbagai pt dan pada saat itulah saya langsung membuat lamaran pekerjaan pada beberapa perusahaan eh pada akhirnya aku di panggil oleh 2 perusahaan dalam waktu yang sama -_- bagaimana yah mohon bantuannya dan terimakasih 🙂

    • Teppy
      January 22, 2017

      hai raj! kalau dapat dua panggilan dalam waktu yang sama, minta dijadwal ulang aja hari/jam wawancara salah satu perusahaan itu, terus ikutin semua proses wawancara sampe kamu dapet penawaran final. Nanti tinggal minta waktu utk mikir dan mempertimbangkan keduanya (kalau sampe lolos dua2nya), terus tinggal pilih aja yang paling cocok. Semoga membantu, ya!

  56. Ardha
    February 17, 2017

    kak minta tips dan saran untuk portofolio yang baik dan menarik dong, kalo ngga keberatan 😀

    • Teppy
      February 17, 2017

      hai ardha, kalo coba google aja “interesting portfolio examples/samples” soalnya aku ga tau bidang kamu, jadi aku rasa di internet pasti banyak contoh 🙂

  57. yoga
    March 27, 2017

    Mbak tepy, saya melamar di pekerjaan guru, dengan cv 2 halaman, dan 1 halamannya saya buat 2 kolom ,menurut mbak itu sudah baik atau belum untuk dijadikan cv?
    Mohon masukannya terimakasih…

  58. darisulton
    April 14, 2017

    Ninggalin jejak dulu ah, mau nanya sekalian, bebrati bahan pertimbangan yg dilampirkan difoto/discan? itu asli bukan fotocpyan? kan pasti banyak yang dilampirkan nah 1 halaman dari pdf tsb bahan pertimbangannya contoh skck, nah berati harus di compress dulu fotonya? makasih, newbie 🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on December 12, 2013 by in Thoughts, Tips and tagged , , , , .

Archives

Blog Stats

  • 2,349,391 hits

Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 7,025 other followers

Follow Teppy and Her Other Sides on WordPress.com

Follow me on Twitter

Instagram

Kaya sih belom, recehan aja banyak... karena #RecehIsLyfe 🤣
T-shirt: @fits.to.a.tee ⛅⛅⛅ NEW POST: 10 Tempat Ngopi Pilihan di #Melbourne versi #teppyscoffeeshoplist

Head to www.thefreakyteppy.com👯

#coffeeshop #coffee #coffeetime #coffeeshopcorner #coffeeshops #coffeeshopsoftheworld #proudmary #superrandom #poolhousecoffee #higherground #marketlane #acustico #littlerogue #brotherbababudan #patricia #hardwaresociete #melbournecoffee #melbournecoffeeculture that day, watching a free #Opera show in the #park for the first time in my life. 💕

#melbourne #australia #mazdaoperabowl NEW POST: Read my #Hobbiton experience report on my #blog:

www.thefreakyteppy.com

#NZ #NZTrip #newzealand #hobbiton #hobbitonmovieset #LOTR #NZMustDo SCBD lovin'
%d bloggers like this: