Teppy and Her Other Sides

Eat well, live well, and be merry!

Jogja di Bulan Mei #1


Ada dua hal yang ingiiin sekali gue lakukan setelah nonton Arisan!2 tahun lalu:

1. Menyaksikan perayaan Waisak dan pelepasan lampion langsung di Borobudur

2. Liburan dan menyepi di Gili, Lombok

Setelah gue pulang dari bioskop, ingatan gue tentang adegan perayaan Waisak yang dihadiri Cut Mini di film itu nggak hilang-hilang dari kepala gue. Maka langsunglah gue liat kalender dan googling informasinya. Untungnya, perayaan tahun ini jatuh di hari Minggu. Itu artinya, gue nggak perlu cuti terlalu lama, cukup sehari aja untuk bisa istirahat setelahnya, sementara gue bisa memanfaatkan waktu dari Jumat dan Sabtu untuk jalan-jalan di sekitar Jogja.

Jadi, deh, tahun ini gue ke Borobudur demi Waisak! 😀

Karena gue udah lamaaa banget nggak menempuh perjalanan jauh naik kereta api, tahun ini gue putuskan untuk naik kereta lagi. Gue pesen tiket kereta eksekutif Argo Lawu yang berangkat jam 8 malam dari Gambir. Harga totalnya 327, 500. Mungkin sebagian orang mikir, kenapa nggak naik pesawat aja, toh harganya nggak beda jauh dan lebih hemat waktu.

…karena nggak ada yang ngalahin rasanya menempuh perjalanan naik kereta tengah malam 🙂

Plus, gue nggak usah ambil cuti lagi. Sayang, ceu.

Gue pergi ke Jogja bareng sama Adit (@wowadit), dan bisa dipastikan kalo duduk sebelahan sama dia maka perjalanan ini cenderung menjadi perjalanan lawak =)))))) Keretanya belum jalan aja gue udah ngap-ngapan cekikikan =))) Tapi karena kita capek dan ngantuk, akhirnya mingkem juga dengan sendirinya =)))

Sampai di Jogja, karena masih pagi buta (sekitar jam setengah 5), kami numpang tidur di rumah temannya Adit, mas Erik (Endak Soekamti). Rasanya kayak backpacker sejati kalo gini, dateng ke kota lain cuma modal satu ransel, numpang tidur dan mandi di rumah orang, terus cabut lagi ngelanjutin perjalanan =))) Sekitar jam 9 pagi hari Sabtu, gue pun jalan ke hostel gue di daerah Ngampilan, dan kemudian misah sama Adit dan Mas Erik. Terima kasih banyak, ya, mas, tumpangannya! 🙂

Hostel gue namanya EDU Hostel. Salah satu hostel yang agak baru dan KECE! Gede dan apa yah… bersih dan beres aja gitu keliatannya =)) Murah banget lagi. Gue nginep di kamar share (6 tempat tidur di kamar khusus perempuan) dan semalamnya harganya cuma… Rp 70, 000!

Dapat sarapan nasi goreng lagi!

Lumayan banget kan untuk numpang tidur doang, nggak usah bayar mahal gitu, jadi nggak nyesek =))

Hari Sabtu itu, gue janjian sama neng Kiki (@kikitja), temen twitter yang berdomisili di Jogja.Ternyata aslinya anaknya haluuus sekali cara ngomongnya, sopan banget kayak adek kelas, hihihi… TAPI BOK, konten obrolannya ABSURD semua =))) AMBYAR TENAN, bikin gue ngakak mulu =))) Dek Kiki, mohon kisah hidupnya lebih sering dibagi di blog, agar kami menjadi pembaca bahagia =)))

Untuk ngisi waktu, karena gue nggak tau mau ngapain, jadinya gue mengukuhkan diri sebagai turis aja: ngunjungin Museum Kereta, Keraton, dan Taman Sari. Standar abis kan, kunjungannya? Ya abis setahun lalu gue udah ke Ullen Sentalu dan tempat-tempat lain, jadi udah bingung mau ngapain…

*Salah satu kereta di Museum Kereta*

*dispenser jaman baheula — kok lebih bagus yang dulu ya?*

Siangnya, kita makan siang di restoran fine dining yang cukup hip (dan nampak agak baru) di Jogja, namanya Zango. Tempatnya enak dan masakannya masakan perancis gitu (tapi ada menu internasional lainnya juga, kok). Harganya juga masih dompetsiawi dibandingkan tempat makan serupa di Jakarta. Mari loh, dicoba kalo ke sana 😀

Sorenya, gue mampir Pasar Beringharjo bentar untuk nyari tas slempang oranye idaman gue. Udah diwanti-wanti untuk nawar, pas sampe sana, tas yang diincar ternyata cuma dihargai 20, 000. Kalo gue tawar lagi bisa-bisa gue dirudal ama yang jual. Murah banget, cin!

Abis dari Beringharjo, gue ngesot bentar ke Mirota Batik dan membeli seperangkat benda-benda tidak penting. Dibeli cuma karena lucu dan murah =)) #impulsif #jangan ditiru

Sorenya, kita naik andong menuju Kamikoti buat ngopi-ngopi cantik. Coffee shop lucu ini terletak di daerah Alun-Alun Selatan. Patut dicoba 😀 Udah gitu kita ngopinya pas lagi hujan pula, kan jadi agak-agak romantis gimanaaa gitu. #diserudukkuda

Malemnya, setelah mandi ala tentara a.k.a mandi kilat, gue ngesot bentaran ke tempat temen kecil gue, si Lina. Nggak terasa ternyata udah nggak ketemu setahun sama ni anak. Kangeeen banget! Seneng deh biar cuma sebentar, kami sempet ketemu dan gegosipan seperti biasa, hahaha… Setahun lewat dan masih banyak cerita. Rumah yayasan yang Lina dan teman-temannya kelola pun udah banyak berubah, jadi jauh lebih bagus 😀 Gue juga sempet diceritain soal pengalaman misionarisnya Lina ke Ambon dan pedalaman Papua, plus liat foto-foto dan videonya. Seru abis *_* Walaupun serem juga, karena ada cerita Lina kejebak badai di laut di Papua sana, PADAHAL DIA CUMA NAIK SAMPAN KECIL! Huhuhu… -________- *frustrasi dengernya* Puji Tuhan masih sehat selamat dan hari itu bisa ketemu 🙂

Begitulah kira-kira hari Sabtu gue kemarin… Sepulangnya dari tempat Lina, langsung tidur karena besoknya bakal ngejalanin hari yang panjang.

WAISAK! 😀

Borobodur here I come! 😀


Advertisements

2 comments on “Jogja di Bulan Mei #1

  1. pashatama
    May 10, 2012

    Si Kiki perlu gw marahin karena kenapa dia nggak ajak ke Kamikota atau ke apa itu namanya, Zango waktu gw ke Jogja. Nampak menarik.

  2. Rara
    May 10, 2012

    baru tahu di yogya ada hostel kece. Makasi yah buat infonya 😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on May 10, 2012 by in Jalan-Jalan, Teppy's Fave, Traveling.

Archives

Blog Stats

  • 2,196,616 hits

Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 6,630 other followers

Follow Teppy and Her Other Sides on WordPress.com

Follow me on Twitter

Instagram

"I'm holding on... Why is everything so heavy?" What is Linkin Park without your voice? Rest in peace, my teenage idol. 💔 #RIPChester Highlights from #LINEConcert2017 PressCon last night, introducing #MusikAsikCaraLINE. Follow official acc mereka di #LINE: Line Concert, dan tungguin #LINEConcert di kotamu 😃 Konser pertama akan diadakan 8 Sept nanti di #Surabaya dg line up @isyanasarasvati, @glennfredly309, @tulusm, & @sheilaon7. More artists and cities will be announced soon 👊
PS. Thank you for the super cute merchandises, @line.indo! ❤❤❤ #LINEConcertxSurabaya "Meet (10) Solo Female Travelers" on CLEO Indonesia July 2017 - CLEO Travel Guide ❤😊 Thank you, @cleo_ind! #CLEO #cleoindonesia #travel Kalo denger kata #LiveWell (yg jg salah satu pilar @dbsbankid), gue jd inget, sampe skrg setiap lagi penat/stress, gue selalu berkhayal untuk terbang ke tempat di mana sahabat gue tinggal: Balian, Tabanan, Bali Barat, sekitar 2 jam dari Denpasar. Rumahnya menghadap tebing dan laut, nyambung dg garis pantai Balian, salah satu pantai berpasir hitam yg jd tujuan para surfer dunia di #Bali. Biasanya kalo lagi di sini gue menyempatkan untuk lari pagi/sore, jalan sore sambil dengerin musik dan nungguin sunset, duduk ngelamun ngeliatin laut atau ngobrol ngalor ngidul sama sahabat gue. Serasa milik pribadi karena pantainya nggak begitu rame. And the sunset is just majestic. 2-3 hari menyepi di sini udah cukup banget, langsung refreshed :D Foto dan video ini diambil Juni 2015 lalu, waktu sahabat gue nikah di sini. 😍 #LiveMoreSociety #DBSxKartupos #travel an affirmation. #rupikaur Where to find mie ayam and a dragon in #Adelaide: a visual guideline. 
#australia
%d bloggers like this: