Teppy and Her Other Sides

Eat well, live well, and be merry!

Madre, a review…


Terus terang, gue nggak pintar mengulas sesuatu, apalagi buku, karena menurut gue hasilnya akan sangat subjektif dan gue selalu ragu apakah ulasan gue bisa sampai ke yang baca sesuai dengan yang gue maksud.

 

But anyway, I hope this helps.

Waktu awal-awal baca Madre sampai kemudian mengakhirinya, pertanyaan yang selalu muncul di kepala gue adalah: “Kok bisa, sih?”

Lalu pertanyaan kedua: “Ni orang makannya apa sih nulisnya bagus amaaat?”

Dan terakhirnya pasrah dalam kekaguman, karena nggak nemu jawabannya.

Mungkin masih banyak penulis-penulis brilian di luar sana yang buku-bukunya belum gue baca, tapi cukuplah buat gue untuk menobatkan Dewi Lestari sebagai salah satu dari mereka.

Buat gue membaca Madre (dan juga buku-buku sebelumnya) menunjukkan betapa cerdas, manis, dan pintarnya seorang Dewi Lestari merangkai kata. Merangkai cerita.

Betapa manusiawinya sehingga kita merasa jadi bagian dari cerita itu. Betapa menyentuh sisi emosional manusia sehingga kita jadi terbawa perasaan.
Dan betapa “tak tergapai”nya sampai gue nggak habis pikir: “Kok bisa ya kepikiran bikin cerita sebagus ini?”
Nggak semuanya njelimet lho, ada yang ide ceritanya sederhana banget, tapi tetep aja jatuhnya bagus.

Bahkan laki gue yang nggak pernah baca tulisan penulis Indonesia aja langsung kagum sama cara Dewi menulis begitu gue suruh baca.

Jadi itulah yang gue rasakan setiap selesai baca buku-bukunya Dewi Lestari: “penuh” dan kagum. Selalu ada rasa yang gue bawa pulang.

Semoga suatu saat nanti gue bisa menulis sebagus mbak ini, dengan cara gue sendiri.

Verzonden vanaf mijn blackberry

Advertisements

One comment on “Madre, a review…

  1. Ibeth
    July 24, 2011

    Sederhana namun kaya, that’s all I can say for her writings 🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on July 24, 2011 by in Rekomendasi, Review.

Archives

Blog Stats

  • 2,211,332 hits

Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 6,709 other followers

Follow Teppy and Her Other Sides on WordPress.com

Follow me on Twitter

Instagram

my bebe chanelling me: thinking of what to do this #Sunday. (actually, I have a lot of stuff to do, but zero will power 🤣🤣🤣) A #landmark so iconic it's worth romanticizing about. 😍

I hopped off my friend's car and snapped this #view right before we walked into the main complex. It was almost dark but I got some #sunset "leftover" which made it perfect, 'cause I always love purplish #sky. Not long after it went dark and the tower lit up. So I thought... why not chill for a bit, albeit turned out it was more like "chillin' in a chilly weather" 🤣

Oh, in case you ever wonder (like me) on how #iconic this tower can get, #Wikipedia even has its own #section called "Eiffel Tower in Popular Culture" that list down all the #films that have made Eiffel (named after engineer Gustave Eiffel whose #company designed and built the tower in 1887) part of their #scenes... from any kind of plots! 
#LiveAwesome #LiveMoreSociety #DBSxKartupos #travel #traveling #travelgram #instatravel #Paris #eiffel #eiffeltower #france #gustaveeiffel #visitfrance #visitparis #instagood #eurotrip #springtime #2013  @dbsbankid @kartuposinsta Sore-sore ☕☕☕
#teppyscoffeeshoplist 
#coffeeshop #coffeetime #coffee #coffeeplace #cafeyouneed #coffeeshopcorner #coffeeshopoftheworld Had much needed girl talk with these babes today a.k.a rumpi 🤣 Yayers ❤ Hello 🙋 
#weekend #saturday Salah satu cara ekonomis dan super menyenangkan untuk menikmati #Penang adalah dengan "mural trailing" alias jalan kaki mencari mural-mural tersembunyi di berbagai bangunan di kota tua #Georgetown. Waktu itu #hostel gue menyediakan selebaran panduan yg berisi daftar mural dan lokasi-lokasinya. Berhubung kemampuan baca peta gue agak fatal ngaconya, jadinya makin seru, karena eh... kok tau-tau nemu mural ini dan itu, padahal lagi nyari mural lain. Clueless membawa berkah 🤣

Georgetown masuk dalam #UNESCO's World Heritage Site dan pada Georgetown Festival 2012 seorang seniman street art asal Lithuania bernama Ernest Zacharevic diminta untuk menggambar 8-9 mural di berbagai bangunan di sana. (Karyanya dia jg ada di Ipoh dan KL!). Beberapa mural di foto ini adalah karyanya Ernest. Dalam perkembangannya banyak juga seniman lain yang ikut bikin mural untuk kota tua ini. 
Nggak usah khawatir kalo traveling sendirian ke sini, mau foto tinggal minta tolong sesama turis lain yg lg nyari mural jg atau pake tripod sekalian! 🤣

PS. Selain muralnya, Penang jg terkenal dengan makanannya yg enak-enak dan #coffeeshop yang menjamur, daaaan kita bisa sepedaan juga di Georgetown. Guess I will always have reasons to go back to this place 😍

#LiveSmart #LiveWell #LiveAwesome #LiveMoreSociety #DBSxKartupos #travel #traveling #streetart #visitpenang #visitgeorgetown #visitmalaysia #malaysia #ernestzacharevic #mural #murals #instatravel #travelgram #instagood #graffiti @dbsbankid @kartuposinsta
%d bloggers like this: