Old Town!


 


On our way to Kota Tua (this was actually quite near) we snapped this old hotel

Museum Bank Mandiri


Yaaang artinyaaa: “Banking Department”

*Buku Besar (Grootboek) untu mencatat laporan keuangan, ukurannya 67 x 54 x 13 cm. Yang ada orang malah males nulis ini mah…*

*Mesin tik segede dosa*

*Ini sumpah serem pas berdiri di belakang patung ini*

*Ibu mau ngantri apa mau nari?*

*Kalkulator Manual*

*pintu ke ruangan penyimpanan emas, guede bener…*

*mmm… sebenernya gue lupa ini buat apaan, mwahaha*

*pringisi meneer…*

*duit-duit lama*


Museum Fatahillah

4 comments

  1. Sortir spot-spot kece-nya dahsyat, nggak kebayang aslinya yang katanya jorok itu. šŸ˜€

    Mungkin bisa ditampilin juga foto-foto ‘jorok’ itu, tapi pake mode hide, jadi yang pengen ngeliat bs klik saja, *halah ribet* šŸ˜€

  2. eh jangan hina hotel metropole ciiinnn… jelek2 gitu di dalem situ ada restonya, dan tiap minggu pagi dese jualan dimsum yang ENAAAAKKKK. at least dulu sih gw langganan ya. baru pindah setelah kalo ke sana macet dan parkir susah.

  3. […] Masih dalam seri foto-foto Sabtu lalu, setelah panas-panasan di Wihara Dharma Bakti, Petak 9, gue, Motul, dan Adit kemudian pindah ke Museum Bank Indonesia. Museum Bank Indonesia ini letaknya di seberang Stasiun Kota (dan halte buswaynya), dan bersebelahan sama Museum Bank Mandiri. Bedanya, Museum BI ini adem, bersih, masuknya gratis, dan nggak spooky kayak Museum Bank Mandiri. Dulu gue pernah upload foto-foto Museum Bank Mandiri di post ini […]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s