Teppy and Her Other Sides

Eat well, live well, and be merry!

Si Kutu Buku


Huaaaaaaaaa!

Nggak nyangka ternyata di balik cobaan Twitter, BBM, dan e-mail yang tangtingtung saban hari, gue bisa menghabiskan dua buku di weekend kemaren. Entah karena ketahanan diri untuk stay away dari BB yang emang lumayan berhasil atau karena memang bukunya yang sangat menarik sehingga gue nggak peduli sama bunyi-bunyi lain, entah itu handphone, TV, dan semacamnya.

Yang jelas gue seneng kecepatan membaca gue kembali seperti semula. Andai saja nggak ada kerjaan lain, bisa abis tuh buku-buku di kamar gue lalap, hihihi…

Anyhoo, ini dia dua buku yang gue baca weekend kemaren.


*Liaison Officer Forever & Catatan Mahasiswa Gila*

Untungnya kalo lagi wikenan ke rume pacar, gue selalu bawa buku. Jadi kalo dese sibuk nonton bola, tinju, F1, atau MotoGP (terutama bola yang ADA MULU tiap minggu -__-), gue akan membaca dengan antengnya di sebelah makhluk yang bentar-bentar senewenan kalo tim lawan ngegolin (ya iyalah), mwahahaha…


Mari kita review dikit bukunya!


1. Catatan Mahasiswa Ganteng by Adhitya Mulya

Ini buku udah gue tunggu-tunggu, karena Adhit *ikrib bener, Tep* adalah salah satu penulis kesukaan gue. Setelah mau mejret nunggu buku barunya selama 4 tahun, akhirnya sekarang ada lagi! Makanya begitu dia woro-woro di twitter, gue langsung meluncur ke Plasa.com buat mesen. Yang mesen duluan dapet tanda tangan dan tulisan “Selamat Membaca” dari si Adhit (kenapa pulak ini harus gue bahas). Mayan dah…

Dari segi packaging, menurut gue desain bukunya terlampau simple. Mungkin kalo bisa dipermak dikit lagi lebih bagus, biar lebih eksklusif gitu. Nevertheless, ini adalah salah satu buku yang bikin gue bahagia…

KARENA GUE KETAWA MULU 😀

Bukunya lucu banget, sarat pesan sosial, dan nggak ngebosenin. Kenapa gue cepet banget baca buku ini dan cuma berhenti pas ngantuk doang, adalah karena gaya menulis si Adhit yang sangat menarik. Pinter merangkai kata, dan punchlinenya kena 😀

Satu-satunya yang gue nggak suka dari buku ini adalah ketika tokoh profesor (yang punya bab khusus) menjelaskan tentang “BATU.” Nggak mau ngebocorin apa-apa, cuma di bab itu menurut gue kurang lucu, cuma itu aja yang gue nggak sreg. Sisanya? BIKIN PEMBACA HEPI 😀

Kalau gue perhatiin (semoga nggak salah menyimpulkan), Adhit selalu menulis dengan gaya situatif (halah, apa deh bahasa Indonesianya yang bener). Jadi kalau dia lagi lempar joke atau menyuruh pembaca membayangkan, dia kasih adegan-adegan percontohan gitu. Hal yang sama bisa kalian notice waktu baca novel-novel sebelumnya, atau pas nonton Jomblo (baik film maupun serialnya).

Alasan lain kenapa gue suka buku ini adalaaah…

Karena penulisannya rapi… #sujudsukur

Setelah beberapa kali trauma pas baca buku komedi yang cara nulisnya gradakan, betapa senangnya gue baca buku ini. Emang sih tetep ada beberapa typo, tapi masih termaafkan. “Rapi” yang gue maksud ini adalah penempatan titik komanya tepat, nggak kebanyakan tanda seru, nggak kebanyakan huruf yang berpanjang-panjang (Contoh: aaaaaaaaaaaaaaa iiiiiiiiiiiiiiii uuuuuuuuuuuuuu eeeeeeeeeeeeeee ooooooooooooooo), nggak ada yang disingkat-singkat, dan lain-lain.

Kenapa gue sewot soal ginian? Lo bayangin deh, waktu lo baca novel yang tujuannya untuk mengisi waktu senggang elo sebagai manusia kurang hiburan, harus liat tanda seru yang kebanyakan kayak gini –> !!!!!!!!!!!!!!,  cara penulisan yang salah, typo sana-sini di hampir setiap lembar buku tersebut? Pake duit pula untuk dapetin tuh buku.

Gimana kagak keki?


Begitulah.


Satu hal lain, karena gue ngefans sama mas Adhit ini, dulu gue rajin bener lho baca blognya. Duluuu banget, kira-kira pas SMA-kuliah awal, sebagai anak warnet yang sangat perhitungan karena duit pas-pasan, gue suka save semua postingannya, terus gue baca satu-satu di komputer rumah. Kalau ada yang lucu banget atau yang romantis banget (biar kocak, kalo pas romantis-romantisan, bapak ini juga jago, lho!), tulisannya suka gue print dan gue tempel di buku quote gue.

Jadi bisa dibayangin kan kenapa gue hepi bener pas Adhitya Mulya ngeluarin buku lagi? 😀 Ya sini ngefans, cin.


Akhir kata, belilah buku ini! Nggak rugi, dijamin terhibur 😀

Lanjut buku kedua.

Liaison Officer Forever by Melanie Subono

Gue tau keberadaan buku ini setelah terdampar di websitenya Melanie, beberapa saat setelah dia nulis surat terbuka buat Tifatul Sembiring beberapa waktu lalu. Pas gue baca dia udah bikin buku kedua, langsunglah gue secepat kilat mesen. Dulu gue sempet baca buku pertamanya, “Ouch!” dan ngakak-ngakak setengah mati karena pengalaman-pengalamannya yang kocak parah sekaligus butuh kita doain. Nguji kesabaran banget bok soalnya!

Nah, di buku kedua ini nampaknya Melanie mencetak dan menerbitkan sendiri, dan kalo gue baca bukunya, sepertinya nggak pakai editor… Jadi dari segi kerapian cara menulis, typo, dan sebagainya… ya udahlah, ya… Bisa dimengerti.

Segala macam hal itu termaafkan karena ISINYA LUCU BANGET!

Seriusan deh ye, kalo lo lagi senep, kerjaan bikin pengen kayang, atau lagi emosi tingkat tinggi, bacalah buku ini 😀

Pas lo baca, rasanya kayak si Melanie lagi ngobrol sama lo gitu. Ya minimal chatting lah. Tau kan lo kalo lagi chatting yang seru banget kita bisa menggebu-gebu? Kurang lebih begitulah isi bukunya. Selain ketawa karena kalimat-kalimat ekspresif Melanie, kalian pun bisa ketawa begitu baca tingkah laku artis-artis bule yang maha ajaib itu. Kadang ya, setajir dan sekeren apapun artis-artis itu, kelakuannya norak juga. Mwahahaha…

Aduh pengen gue ceritain di sini tapi entar nggak seru.

Jadi kalau pada mau beli bukunya, silahkan berkunjung ke: http://www.melaniesubono.com/

Liat sisi di sebelah kanan websitenya untuk cara pemesanan 😉

Ya udin, sekian ulasan buku-buku kece minggu ini. Semoga kekutubukuan gue semakin menjadi sehingga gue bisa melahap buku-buku lainnya. Amin!

Happy reading, pretty people! 😀


Advertisements

12 comments on “Si Kutu Buku

  1. hanindyo
    April 11, 2011

    Wow thanks.. Coba nanti liat liat buku mereka. Btw, dulu belajar speed reading?

    • unachicadecente
      April 12, 2011

      yes, do read! nggak, nggak latihan speed reading. Simply demen baca aja, makin intense, makin cepet bacanya 🙂

  2. JJ
    April 11, 2011

    Pinjeeeeeem!!

  3. Sonia
    April 14, 2011

    /langsung berencana nitip kalo adek balik indo
    Kalo anda mau ngereview buku2 bagus lagi makasih loh 😀

  4. Adhitya Mulya
    April 17, 2011

    It’s been 4 years. Thank you for waiting. 🙂

    • unachicadecente
      April 18, 2011

      you’re most welcome, kang! 🙂 can’t wait to read more from you 🙂

  5. Tyka
    April 25, 2011

    neneeeng! sebel deh..
    kapan hari udah siapin budget buat beli bukunya @ichanx , kang Adit sama @indraherlambang . Eh ternyata buku-nya si kang Adhit *sok ikrib bener emg gw yak* awalnya cm dijual di Plasa dotcom ajah. Ya males dong eike beli 1 buku tapi ongkir ke Surabaya tetep 13rebu. kan maunya beli 3 buku ongkirnya pas 13 rebu aja.

    *gak mau rugi*

    ya udah akhirnya ditunda sampe bukunya Kang Adhit dijual di online bookstore lain (ntr beli sekalian lah sama bukunya @ichanx dan @indraherlambang ) 😀

  6. Tyka
    April 25, 2011

    eh trs yg bikin sebel : budget-nya kepake buat belanja online yg lain. dan bukan belanja buku. do’oh! #tepokjidat

    • unachicadecente
      April 28, 2011

      hauahahhaha… tahan diriiii, tahan diriiii… kalo buku @ichanx yang mana ya, neng?

  7. Ari
    May 28, 2011

    Hi..
    maap ya sok ikrib, soalnya mau nanya (idih, ternyata krn butuh =P)
    Aku pesen dan udah bayar buku LO-nya Melanie. Baru 2 hari si, tapi kok gak ada reply klo transfernya diterima ya?? Aku udah reply email dia kasi tanda bukti transfer en barusan akhirnya aku email nanya. Kalo dulu dirimu berapa lama dari pesen sampe dapet bukunya?

  8. Ari
    May 28, 2011

    Hiss..lupa bilang
    Terima kasih yaaa sebelumnya *tersipu.krn.gak.sopan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on April 11, 2011 by in Book Review, Books and tagged .

Archives

Blog Stats

  • 2,349,228 hits

Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 7,025 other followers

Follow Teppy and Her Other Sides on WordPress.com

Follow me on Twitter

Instagram

Kaya sih belom, recehan aja banyak... karena #RecehIsLyfe 🤣
T-shirt: @fits.to.a.tee ⛅⛅⛅ NEW POST: 10 Tempat Ngopi Pilihan di #Melbourne versi #teppyscoffeeshoplist

Head to www.thefreakyteppy.com👯

#coffeeshop #coffee #coffeetime #coffeeshopcorner #coffeeshops #coffeeshopsoftheworld #proudmary #superrandom #poolhousecoffee #higherground #marketlane #acustico #littlerogue #brotherbababudan #patricia #hardwaresociete #melbournecoffee #melbournecoffeeculture that day, watching a free #Opera show in the #park for the first time in my life. 💕

#melbourne #australia #mazdaoperabowl NEW POST: Read my #Hobbiton experience report on my #blog:

www.thefreakyteppy.com

#NZ #NZTrip #newzealand #hobbiton #hobbitonmovieset #LOTR #NZMustDo SCBD lovin'
%d bloggers like this: