Teppy and Her Other Sides

Eat well, live well, and be merry!

Glee!


Tahun lalu, gue iseng beli 1 keping DVD serial ini, waktu itu gue nggak tau apa-apa soal Glee, baru denger doang. Out of curiosity, akhirnya gue tonton. Sepuluh menit setelah keping DVD diputar, entah karena mood yang lagi nggak OK atau emang nggak tertarik, gue berhenti nonton. Sampai tahun ini.

Terus sekitar sebulan lalu gue nonton salah satu episode dari Season 2-nya di Star World. Waktu itu gue nggak ngerti sama sekaliΒ  sama cerita dan tokoh-tokohnya, tapi tetep gue terusin nonton. Semakin gue tonton, kok bagus, ye? Nggak semua lagu yang mereka nyanyiin ulang bagus, sih, tapi gue suka banget sama dialog-dialognya, baik yang berbau komedi ataupun yang serius.

Long story short, it’s safe to say that I’m officially a Gleek now. Sekarang gue marathon DVD season 1&2-nya setiap hari. Setiap pulang kerja, dan setiap weekend. Daaan, saking sukanya gue, mulailah gue cari itu Glee quotes, gue follow pemain-pemainnya di Twitter (tentunya gue tidak berlaku alay dengan meminta folbek #eaaa), gue google satu-satu profil produser dan pemain-pemainnya, gue download hampir sebagian besar lagunya, dan gue selalu mimisan tiap liat Finn sama Puck #LOH. Nggak deng. But I thank the show for spoiling my eyes, hehe…

I realize this all has been too much when I started to have a Glee dream -___-

Ya abis gimana ya, gue selalu nonton DVDnya setiap pulang kerja/fitness sampe gue tidur. Pas gue tidur pun DVDnya tetep gue nyalain, soalnya lampu tidur gue lagi mati. Gue bisa sih tidur dalam gelap, tapi kamar kos gue adalah pengecualian, soalnya kalo mati lampu total auranya nggak enak. *yah, gue curhat*


But the main question is, why do I love the show?


Because it’s so unreal yet relate-able to my world at the same time.

Ada 3 hal yang gue sukai di dunia ini selain makan:

  1. Nulis
  2. Nyanyi
  3. Modeling

Tapi yang paling gue suka cuma nulis, sementara gue nggak punya mimpi yang jauh (as in cari duit) di dua bidang lainnya, simply karena minat utama gue di nulis.

Anyway, minat gue emang nggak segitunya, tapi gue suka banget nyanyi-nyanyi dalam kelompok gitu. Ya, kayak vocal group, acoustic band, atau show choir kayak si Glee ini.

Ikutan vocal group sama band udah gue lakukan pas SMA. Tapi dari dulu gue selalu ngayal, betapa serunya bisa nyanyi-nyanyi, just for fun, tapi dengan lagu-lagu yang gue suka, Lagu-lagu keren yang diaransemen ulang, dan bisa dinyanyiin dengan harmonisasi yang kece. Dulu pas vocal group, pas udah bisa bagi suara dan nyanyiin lagunya dari awal sampe abis, rasanya seneeeng banget. I literally smiled during and after the session.Β  Because it made me happy. I guess it sorta like a stress reliever that karaoke can’t beat.

Dan begitu gue nonton Glee, gue menemukan khayalan jaman SMA gue, di mana ada sekelompok remaja nyanyi-nyanyi sesuka hati, pembagian suaranya kece, alat musik dari full band sampe akustik lengkap (ada audiorium segala), terus semua boleh nyanyi lagu-lagu Top 40 sampe lagu-lagu tua yang diaransemen ulang. Aaaaaaaaaaa…

Saking gilanya gue ngayal, gue mikir, andai aja si Ryan Murphy (produser Glee) ini kekurangan siswa Asia di serialnya, lah mbok main-main ke Indonesia gitu, lihatlah kami-kami ini, jangan Charice aja yang direkrut. #sakitjiwa

Melenceng dikit, setelah gue runut-runut, kecintaan gue akan nyanyi keroyokan ini bermula waktu gue kecil. Setiap natal, selain Home Alone, biasanya RCTI suka muter Sister Act 2. Nah, dari pertama kali gue nonton tuh film, gue kaguuum banget sama show choir di film itu… Keren aja bisa nyanyi lagi-lagu gospel tapi dengan kemasan yang nggak ngebosenin. Setiap natal gue selalu nunggu film Sister Act 2 itu, sampai akhirnya beli dvdnya dan muter ulang khusus pas bagian mereka nyanyi-nyanyi. Now that I have Glee, makin menjadi aja gue ngayal pengen nyanyi-nyanyi kayak mereka.


Bicara soal tokoh-tokoh di Glee?


Rachel Berry

Suaranya bagus, tapi bukan tipe suara yang gue suka. However her vocal range, her pitch and all is perfect. Karakternya emang semi nyebelin di Glee, tapi ada sisi baiknya juga. Cantik tapi annoying. Satu-satunya hal yang gue nggak suka adalah ekspresinya pas nyanyi. Oh sweet Rachel, I wish you know what LEBAY means. Mwehehe… Yah begitulah, pokoknya kalau si Rachel udah nyanyi dengan penghayatan berlebihan, gue dengerin aja sampe kelar, tapi sambil baca buku.


Quinn Fabray

Suaranya bagus, tapi biasa aja, kayak pop star gitulah. Cantik? Udah pasti. Tapi aktingnya menurut gue kurang… Kadang gue nggak bisa ngebedain dia ini lagi sedih, marah, cemburu, happy, atau datar-datar aja, karena dataaaaaar semua jatuhnya. Kosong gitu matanya, yang gerak cuma bibirnya aje.


Puck

The bad boy with the mohawk. Suara dan fisik: A. Kalau attitude, ya secara karakternya bad boy, yah sudahlah… Cuma si Puck ini bad boy bego gitu, jadi bukannya keren, malah sebel ngeliatnya, mwahahaha…


Finn

Di sekolah gue dulu, manalah ada cogan-cogan (anjis cogaaaaaaaaan *tuir*) a.k.a cowok ganteng berseliweran di sekolah, let alone punya team basket sama team sepakbola/futsal yang isinya kece-kece dan tinggi besar model si Finn. Yah, emang semuanya itu cuma ada di film kali ya… Mau ngayal ampe ledes juga ya ujung-ujungnya tetep di film aja kaum-kaum seperti ini bisa ditemukan. Jadi anggep aja si Finn ini bisa memenuhi high school fantasy gue karena pas SMA apalagi pas kuliah sekolah kami seret pemandangan.

Anyhoooooo, gue suka sama si Finn yang baik dan berjiwa pemimpin ini. Sayangnya bego -_- Bego nggak masuk akal sampai mikir Yesus bisa muncul di sandwich gosong. Gue sempet mikir, apakah episode Grilled Cheesus ini adalah salah satu episode dumb/lebayΒ  version mereka, kayak di sinetron Indonesia, atau beneran portraying remaja-remaja airhead di sana? Are some teenagers in the USA really that stupid?

But, despite his quirky dance move, I love Finn’s drumplay and him being quarterback and all.

 

Mercedes

One of my faves! Love her voice, love her confidence πŸ˜€

 

Kurt

Another character I love. Berani beda, dan gue suka line-line dialognya.

 

Santana

Seksi beneeeeer… Dan suaranya juga keren banget. Serak-serak basah gitu. Sayangnya dia bitchy to the bone.

 

Brittany

Gue suka banget sama Brittany… Lucu, polos, and downright stupid… Tiap ada kalimat keluar dari mulutnya bikin yang nonton mikir, nih orang lagi giting apa abis kebentur sesuatu, kayak ngigo gitu sepanjang episode. Tapi biar kalimat-kalimatnya suka bego, si Brittany ini sweet banget sih sebenernya… Gue paling suka pas episode natal (season 2) waktu dia minta Santa Claus di mall untuk bikin Artie supaya bisa jalan.

 

Artie

A guy with R&B voice, what’s not to love?

 

Tina & Mike

Abstain aja deh, nggak banyak komen untuk yang ini soalnya nggak ngefans-ngefans amat. But I love Mike’s ability to dance though… Such a good dancer.

 

Sam

One word after I saw him: boyband. Not a bad thing though, I grew up listening to boybands. Just need to balance it with R&B (that means Artie and Mercedes :D)

 

Will Schuester

Suaranya bagus, badan bagus, guru yang baiiik banget. Tapi soal rambut… gue harus setuju sama Sue Sylvester, mendingan dibotakin aja deh.

 

Sue Sylvester

Gue benci banget sama emak jahat satu ini, but sometimes she has a point. Tapi kadang kalau nggak lagiΒ  “kesetrum” bisa baik juga ni emak.

 

Oke deh, kayaknya udah kepanjangan nih analisa gue.

 


Yang pasti, despite the singing part, serial ini (seperti serial-serial kesukaan gue lainnya) ngajarin gue soal hidup, soal acceptance (baik ke diri sendiri dan orang lain), soal persahabatan dan keluarga, soal having fun, dan lain-lain, yang mungkin nggak perlu lo alami sendiri tapi cukup dengan nonton aja lo jadi bisa ngerti. Dan tentunya, Glee itu gudang quotes juga! Mwehehehe #tetep

Aight people, that’s it for today. I’m gonna continue glee-ing. See you on the next TV shows analysis! πŸ˜€

 

 


 

 

 

 

 

 

 

Advertisements

4 comments on “Glee!

  1. Rita
    March 21, 2011

    Aku juga suka Puckerman, Santana, dan…ngggg… pak guru Will :D. Daaaannn baju-bajunya Emma Pillsbury :). Nonton online di sini aja, neng, langsung di-update per episode terbaru yang tayang di US: http://goodsites.kazeo.com/Les-Series-TV/Glee,a474511.html

    • unachicadecente
      March 22, 2011

      aku pun! nah itu tadi gue buka kok gak kebaca di sini yah… coba nanti kalau di warnet, hehehe… makasih ya neng πŸ™‚

  2. ste
    March 22, 2011

    you made me stop for five minutes at the word cogan :))) bok, ngerasa ga kalo Finn itu mungkin semacam Marshall HIMYM jaman SMA :))))

    • unachicadecente
      March 22, 2011

      mwahahahahaha… aduh bok jangan sampe si Finn kayak Marshall jaman SMA *ilfil* *gunting mulletnya*

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on March 21, 2011 by in Review, Teppy's Fave.

Archives

Blog Stats

  • 2,196,616 hits

Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 6,630 other followers

Follow Teppy and Her Other Sides on WordPress.com

Follow me on Twitter

Instagram

"I'm holding on... Why is everything so heavy?" What is Linkin Park without your voice? Rest in peace, my teenage idol. πŸ’” #RIPChester Highlights from #LINEConcert2017 PressCon last night, introducing #MusikAsikCaraLINE. Follow official acc mereka di #LINE: Line Concert, dan tungguin #LINEConcert di kotamu πŸ˜ƒ Konser pertama akan diadakan 8 Sept nanti di #Surabaya dg line up @isyanasarasvati, @glennfredly309, @tulusm, & @sheilaon7. More artists and cities will be announced soon πŸ‘Š
PS. Thank you for the super cute merchandises, @line.indo! ❀❀❀ #LINEConcertxSurabaya "Meet (10) Solo Female Travelers" on CLEO Indonesia July 2017 - CLEO Travel Guide ❀😊 Thank you, @cleo_ind! #CLEO #cleoindonesia #travel Kalo denger kata #LiveWell (yg jg salah satu pilar @dbsbankid), gue jd inget, sampe skrg setiap lagi penat/stress, gue selalu berkhayal untuk terbang ke tempat di mana sahabat gue tinggal: Balian, Tabanan, Bali Barat, sekitar 2 jam dari Denpasar. Rumahnya menghadap tebing dan laut, nyambung dg garis pantai Balian, salah satu pantai berpasir hitam yg jd tujuan para surfer dunia di #Bali. Biasanya kalo lagi di sini gue menyempatkan untuk lari pagi/sore, jalan sore sambil dengerin musik dan nungguin sunset, duduk ngelamun ngeliatin laut atau ngobrol ngalor ngidul sama sahabat gue. Serasa milik pribadi karena pantainya nggak begitu rame. And the sunset is just majestic. 2-3 hari menyepi di sini udah cukup banget, langsung refreshed :D Foto dan video ini diambil Juni 2015 lalu, waktu sahabat gue nikah di sini. 😍 #LiveMoreSociety #DBSxKartupos #travel an affirmation. #rupikaur Where to find mie ayam and a dragon in #Adelaide: a visual guideline. 
#australia
%d bloggers like this: